S&P 500 Catat Kenaikan Hari Keempat, Pasar Berharap Ceasefire AS-Iran di Menit Akhir
S&P 500 menguat pada Senin (6/3) untuk sesi keempat berturut-turut, di tengah harga minyak yang bergerak tidak stabil dan harapan pasar bahwa perang AS-Iran dapat segera berakhir. Indeks acuan pasar luas itu naik 0,44% dan ditutup di 6.611,83. Nasdaq Composite bertambah 0,54% ke 21.996,34, sementara Dow Jones Industrial Average naik 165,21 poin atau 0,36% dan berakhir di 46.669,88.
Axios melaporkan AS, Iran, serta sekelompok mediator regional tengah mendiskusikan syarat untuk potensi gencatan senjata 45 hari yang bisa membuka jalan menuju akhir perang secara permanen. Namun laporan itu menyebut peluang tercapainya kesepakatan parsial sebelum tenggat Selasa dinilai kecil. Skema 45 hari juga disebut hanya salah satu dari sejumlah gagasan yang sedang beredar.
Reuters dalam laporan terpisah menyebut Iran dan AS telah menerima sebuah rencana untuk mengakhiri permusuhan yang, jika disepakati, akan menghasilkan gencatan senjata segera dan pembukaan kembali Selat Hormuz. Kerangka itu, menurut Reuters, disusun oleh Pakistan dan disebut berpotensi berlaku mulai Senin, mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya.
Di tengah spekulasi diplomatik tersebut, pasar tetap dihadapkan pada risiko eskalasi. Presiden Donald Trump pada Senin menegaskan kembali bahwa AS akan menghancurkan pembangkit listrik dan jembatan di Iran jika negara itu tidak membuka kembali Selat Hormuz paling lambat Selasa pukul 20.00 waktu setempat (ET). Trump sebelumnya juga menyampaikan peringatan serupa pada Minggu.
Perpaduan antara harapan deeskalasi dan ancaman tindakan militer membuat arah pasar sensitif terhadap headline, terutama terkait kelancaran arus energi melalui Hormuz dan implikasinya terhadap inflasi serta sentimen risiko global.(mrv)
Sumber : Newsmaker.id