• Fri, Jun 12, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

12 June 2026 03:34  |

Dolar Melemah, Harapan Deal Iran Pangkas Permintaan Safe Haven

Dolar AS melemah paling tajam dalam lebih dari satu bulan setelah Presiden Donald Trump membatalkan rencana serangan militer terhadap Iran dan menyebut kesepakatan damai semakin dekat. Pernyataan ini meredakan permintaan terhadap aset aman, yang sebelumnya menjadi penopang utama dolar selama eskalasi konflik Timur Tengah.

Indeks Spot Dolar Bloomberg turun 0,3% pada Kamis (11/6) sore di New York, menjadi penurunan harian terburuk sejak 6 Mei. Pelemahan dolar terjadi bersamaan dengan turunnya harga minyak dan menguatnya Treasury AS, setelah pasar mulai melepas sebagian premi risiko geopolitik.

Selama konflik AS–Iran berlangsung sejak akhir Februari, dolar sudah menguat sekitar 1,6% karena investor mencari perlindungan di aset yang dianggap aman. Dolar juga bergerak sensitif terhadap harga minyak; ketika minyak naik karena risiko pasokan, dolar cenderung ikut mendapat dukungan dari arus risk-off.

Komentar terbaru Trump mengubah arah sentimen jangka pendek. Nada yang lebih konstruktif mengenai peluang kesepakatan dengan Iran membuat pasar menilai risiko gangguan energi dan eskalasi militer bisa mulai mereda. Dalam kondisi tersebut, kebutuhan untuk memegang dolar sebagai safe haven ikut menurun.

Meski begitu, pasar opsi masih menunjukkan trader belum sepenuhnya meninggalkan posisi bullish terhadap dolar. Biaya lindung nilai terhadap penguatan dolar memang turun, tetapi masih mencerminkan ekspektasi bahwa mata uang AS tetap punya dukungan jika ketidakpastian kembali meningkat.

Untuk saat ini, arah dolar akan sangat bergantung pada konfirmasi kesepakatan AS–Iran, perkembangan Selat Hormuz, harga minyak, dan ekspektasi suku bunga The Fed. Jika diplomasi benar-benar berlanjut, tekanan terhadap dolar bisa bertahan. Namun jika kesepakatan kembali tertunda, arus safe haven berpotensi cepat kembali.(Arl)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

US DOLLAR

Dollar Sedikit Melemah Setelah Pulih

Dolar memangkas kenaikan hari Senin (12/05), dengan para pedagang tidak yakin bahwa lonjakannya baru-baru ini di balik mereda...

13 May 2025 15:52
US DOLLAR

Dolar Nunggu Sinyal The Fed

Indeks dolar (DXY) bergerak stabil di atas 98 pada Rabu, tapi masih bertahan dekat level terendah dalam lebih dari dua bulan....

17 December 2025 09:14
US DOLLAR

Dolar AS Tutup Tahun Terbaik Sejak 2015 dengan Bias Bullish

Dolar membukukan penurunan moderat pada hari terakhir tahun ini, yang terbaik dalam hampir satu dekade, karena opsi jangka pa...

31 December 2024 17:05
US DOLLAR

Dolar Terus Turun

Indeks dolar jatuh ke 100,3 pada hari Rabu (14/5), semakin merosot dari level tertinggi satu bulan yang dicapai pada hari Sen...

14 May 2025 17:16
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai