Minyak Melonjak, Hormuz Kembali Jadi Titik Tekan Pasar
Harga minyak kembali melonjak setelah Amerika Serikat melancarkan serangan militer hari kedua terhadap Iran. Eskalasi ini membuat gencatan senjata yang sudah rapuh semakin tertekan, terutama setelah Iran menyatakan penghentian seluruh lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz sebagai respons atas serangan terbaru AS.
Brent naik lebih dari 2% ke US$95,25/barel, sementara WTI menguat 2,7% ke US$92,48/barel setelah sempat naik hingga 4% pada awal sesi. Kenaikan ini memperpanjang reli dua hari, karena pasar kembali memasukkan premi risiko geopolitik ke harga minyak.
Presiden AS Donald Trump mengatakan serangan bisa dihentikan setelah pembicaraan langsung dengan pejabat Iran, tetapi ia juga memperingatkan serangan lanjutan jika Teheran tidak menandatangani kesepakatan damai sementara. Trump menuduh Iran memperlambat negosiasi, sementara Komando Pusat AS menyebut serangan terbaru sebagai respons terhadap agresi Iran yang berlanjut.
Iran menyatakan Selat Hormuz telah ditutup sepenuhnya, meski militer AS menyebut kapal komersial masih terus melintas. Perbedaan klaim ini membuat pasar sulit membaca kondisi pasokan sebenarnya. Namun, gangguan terhadap Hormuz tetap penting karena jalur ini menjadi titik transit utama minyak, bahan bakar, dan gas alam dari Timur Tengah ke pasar global.
Dari sisi fundamental, tekanan pasokan juga diperkuat oleh data Amerika Serikat. Persediaan minyak mentah AS turun 7,2 juta barel pekan lalu, melanjutkan penurunan selama tujuh pekan berturut-turut. Stok di Cushing, Oklahoma, juga ikut turun tipis, menandakan pasar fisik masih menyerap pasokan yang terbatas.
Untuk saat ini, arah minyak sangat bergantung pada dua hal: apakah diplomasi AS–Iran bisa kembali berjalan, dan apakah arus kapal melalui Hormuz benar-benar terganggu lebih luas. Jika penutupan Hormuz berlanjut, harga energi berisiko tetap tinggi dan dapat menambah tekanan inflasi global. Namun jika aliran minyak tetap bergerak meski terbatas, kenaikan harga bisa lebih terkendali.(asd)*
Sumber : Newsmaker.id