• Fri, Jun 12, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

12 June 2026 03:13  |

Trump Batalkan Serangan, Minyak Langsung Turun

Harga minyak turun tajam ke level terendah sejak April pada Kamis (11/6) setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan kesepakatan damai dengan Iran bisa ditandatangani paling cepat akhir pekan ini. Pernyataan tersebut membuat pasar melepas sebagian premi risiko geopolitik yang sebelumnya menopang harga minyak selama konflik berlangsung.

Brent turun 2,9% dan ditutup di US$90,38/barel, sementara WTI melemah 2,6% ke US$87,71/barel di New York. Pelemahan berlanjut setelah Trump menyatakan AS “baru saja membuat penyelesaian besar” terkait perang dengan Iran dan menyebut penandatanganan bisa dilakukan di Eropa dengan kehadiran Wakil Presiden JD Vance.

Sebelumnya, Trump juga membatalkan rencana serangan militer terhadap Iran. Ia menarik kembali ancaman untuk menyerang Teheran dan mengambil alih terminal minyak Pulau Kharg, pusat penting ekspor minyak Iran. Perubahan nada ini memperkuat harapan bahwa diplomasi dapat kembali menekan risiko gangguan pasokan energi.

Namun, pasar belum sepenuhnya yakin karena belum ada konfirmasi resmi dari Iran. Media semi-resmi Fars melaporkan Teheran belum menyetujui teks kesepakatan apa pun dengan AS. Dalam beberapa bulan terakhir, pesan dari Washington juga sering berubah cepat, dari ancaman militer menjadi klaim bahwa kesepakatan sudah dekat.

Faktor pasokan turut menekan harga. Jumlah tanker yang bergerak melalui Selat Hormuz dilaporkan meningkat, sehingga aliran minyak dari kawasan Teluk mulai membaik dari sebelumnya hanya terbatas. Trump mengatakan lebih dari 100 juta barel minyak telah melintasi jalur tersebut sejak misi rahasia AS membantu perdagangan maritim di kawasan.

Meski demikian, risiko pasar belum hilang. Persediaan minyak AS termasuk cadangan strategis turun 15 juta barel pekan lalu dan sudah menyusut lebih dari 70 juta barel dalam lima pekan terakhir. Inventori bahan bakar di Singapura juga berada di level terendah sejak 2013. Artinya, harga minyak memang turun karena harapan damai, tetapi pasar fisik masih menunjukkan pasokan yang ketat.(Arl)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

Minyak Melonjak, Serangan Rudal Iran ke Israel Uji Gencatan ...

Harga minyak menguat tajam pada Senin setelah Iran meluncurkan beberapa gelombang rudal ke arah Israel, meningkatkan kekhawat...

8 June 2026 07:33
OIL

API Laporkan Lonjakan Stok AS, Minyak Melunak!

Harga minyak melemah tipis pada Rabu pagi setelah data American Petroleum Institute (API) menunjukkan kenaikan persediaan min...

18 March 2026 08:44
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai