Dow Ditutup Melemah setelah Komentar Trump Redam Harapan Akhir Perang AS-Iran
Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah pada Kamis (2/3) dalam perdagangan yang volatil, seiring lonjakan harga minyak setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan perang di Iran akan berlanjut selama beberapa pekan. Pernyataan itu menekan optimisme pasar bahwa konflik dapat segera mereda, dan mendorong fluktuasi tajam sepanjang sesi.
Dow turun 60,89 poin atau 0,13%. S&P 500 naik 0,11%, sementara Nasdaq Composite menguat 0,18%.
Tiga indeks utama sempat berbalik menguat dari penurunan tajam di awal hari dan sesaat masuk zona hijau setelah media pemerintah Iran melaporkan bahwa Teheran bekerja sama dengan Oman menyusun protokol untuk “memantau” kapal-kapal yang melintas di Selat Hormuz. Pada titik terendah sesi, Dow sempat merosot lebih dari 600 poin atau 1,4%, sedangkan S&P 500 dan Nasdaq masing-masing turun 1,5% dan 2,2%.
“Penting bagi Amerika Serikat agar selat itu dibuka kembali, bukan semata karena minyak, tetapi karena helium,” kata Todd Schoenberger, CIO CrossCheck Management. Ia menilai helium “lebih berharga daripada minyak asing” karena digunakan dalam proses manufaktur semikonduktor dan “tidak ada substitusinya.”
“Perkirakan volatilitas meningkat menjelang akhir pekan panjang,” tambahnya.(mrv)
Sumber : Newsmaker.id