
Trending

Dolar AS
Sumber: Newsmaker.id
Dolar AS memperpanjang penguatan pada perdagangan Kamis (10/9), meskipun data inflasi produsen menunjukkan tekanan harga inti yang lebih rendah dari perkiraan. Bloomberg Dollar Spot Index naik sekitar 0,4% ketika lonjakan harga minyak mendorong yield Treasury AS lebih tinggi.
Pasar obligasi AS kembali mendapat tekanan setelah harga minyak mempercepat kenaikannya. WTI melonjak lebih dari 4% ke level tertinggi sesi, meningkatkan kekhawatiran bahwa inflasi berbasis energi akan tetap tinggi. Kondisi tersebut mendorong yield naik dan memberikan dukungan tambahan bagi dolar.
Data PPI AS sebenarnya memberikan sinyal yang relatif campuran. PPI utama naik 0,4% secara bulanan pada Agustus, sesuai perkiraan, sementara Core PPI hanya meningkat 0,2%, lebih rendah dari konsensus 0,3%. Namun, pasar obligasi memberikan reaksi terbatas karena perhatian investor lebih tertuju pada lonjakan energi dan risiko inflasi ke depan.
Euro melemah terhadap dolar setelah European Central Bank kembali menaikkan suku bunga. EUR/USD turun sekitar 0,3% menjadi 1,1602. ECB menaikkan suku bunga untuk kedua kalinya sejak konflik Iran pecah pada Februari, merespons risiko inflasi yang diperkirakan masih berada di atas target 2%.
Yen Jepang juga kehilangan momentum setelah menguat selama tiga sesi berturut-turut. USD/JPY naik sekitar 0,6% menjadi 154,48. Meski demikian, Bank of Japan masih membuka peluang kenaikan suku bunga, dengan anggota dewan Kazuyuki Masu menegaskan bahwa bank sentral siap terus memperketat kebijakan untuk menjaga tren inflasi agar tidak melampaui 2%.
Analisa Newsmaker: penguatan dolar menunjukkan pasar saat ini lebih memperhatikan lonjakan harga energi dan kenaikan yield daripada Core PPI yang lebih lunak. Minyak yang terus naik meningkatkan risiko inflasi dan dapat membuat kebijakan moneter global bertahan ketat lebih lama. Selama yield Treasury tetap tinggi, dolar berpotensi mempertahankan momentum, sementara euro, yen, dan aset tanpa imbal hasil seperti emas menghadapi tekanan lebih besar. (arl)
Sumber : Newsmaker.id