
Trending

Dolar AS
Sumber: Newsmaker.id
Dolar AS mencoba bangkit pada perdagangan Kamis (10/9) setelah mengalami tekanan dalam beberapa sesi terakhir. Dollar Index kembali bergerak menuju area 99 ketika investor bersiap menghadapi data Producer Price Index (PPI) Agustus yang menjadi salah satu petunjuk terakhir sebelum pertemuan Federal Reserve pekan depan.
Konsensus pasar memperkirakan PPI utama meningkat 0,4% secara bulanan dan 5,3% secara tahunan, naik dari 0% dan 4,7% pada Juli. Core PPI juga diperkirakan menguat menjadi 0,3% secara bulanan dan 4,6% secara tahunan. Angka yang lebih panas dari perkiraan berpotensi memperkuat kekhawatiran inflasi dan mendukung ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed.
Pasar saat ini masih memperkirakan peluang sekitar 60% bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan 15–16 September. PPI yang tinggi dapat mendorong yield Treasury dan dolar lebih kuat, sedangkan angka yang lebih lunak berpotensi kembali menekan greenback.
Perhatian kemudian akan beralih ke Consumer Price Index pada Jumat. TD Securities memperkirakan core CPI naik sekitar 0,19% secara bulanan atau 2,3% tahunan, sementara headline CPI diperkirakan lebih tinggi sekitar 0,37% secara bulanan dan 3,4% tahunan akibat kenaikan harga energi dan pangan.
Analisa Newsmaker: PPI malam ini menjadi ujian pertama bagi pemulihan dolar. Jika inflasi produsen melampaui ekspektasi, peluang kenaikan bunga The Fed dapat meningkat dan membawa DXY kembali menembus 99, sekaligus menjadi tekanan bagi emas. Sebaliknya, PPI yang lebih rendah dari perkiraan dapat memicu pelemahan dolar dan memberi ruang penguatan baru bagi Gold. (arl)
Sumber : Newsmaker.id