• Tue, Aug 18, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

18 August 2026 17:13  |

Yield Tinggi Tekan Emas, FOMC Jadi Ujian Berikutnya

Harga emas melemah pada perdagangan Selasa (18/8) setelah kenaikan yield Treasury AS dan lonjakan harga minyak menekan minat terhadap logam mulia. Spot gold turun sekitar 0,6% ke US$4.387,25 per troy ons, sementara kontrak emas AS untuk Desember melemah sekitar 0,7% ke US$4.443,60.

Tekanan terbesar datang dari yield Treasury AS tenor 10 tahun yang kembali meningkat. Kenaikan imbal hasil obligasi membuat biaya peluang memegang emas yang tidak memberikan bunga menjadi lebih tinggi, sehingga mendorong sebagian investor mengurangi eksposur pada bullion.

Harga minyak yang kembali naik juga menambah tekanan. Iran menyatakan akan beralih ke sikap militer yang lebih ofensif setelah upaya diplomasi dengan Amerika Serikat mengalami kebuntuan, sementara Washington menolak memperpanjang kesepakatan gencatan senjata sementara. Kondisi tersebut meningkatkan risiko gangguan energi dan kembali menghidupkan kekhawatiran inflasi.

Lonjakan harga energi menjadi dilema bagi emas. Di satu sisi, risiko geopolitik dapat meningkatkan permintaan safe haven, tetapi di sisi lain kenaikan minyak berpotensi mendorong inflasi dan membuat Federal Reserve mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Pasar saat ini masih memperkirakan peluang sekitar 65% bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga pada September setelah data tenaga kerja, inflasi, dan Retail Sales AS sebelumnya melemah.

Perhatian pasar kini beralih ke risalah rapat FOMC Juli yang akan dirilis Rabu. Investor akan mencari petunjuk mengenai seberapa besar kekhawatiran pejabat The Fed terhadap inflasi energi dan apakah tekanan ekonomi terbaru cukup untuk mempertahankan kebijakan suku bunga tidak berubah.

Analisis Newsmaker: Area US$4.381 menjadi support terdekat bagi gold. Jika level ini ditembus, tekanan jual berpotensi berlanjut menuju US$4.351–US$4.320. Sebaliknya, jika buyer mampu mempertahankan area tersebut dan membawa harga kembali di atas US$4.400, peluang rebound menuju US$4.420–US$4.450 kembali terbuka. (arl)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

GOLD

Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Harga emas dunia (XAU/USD) bergerak melemah di sekitar $3.335 per ons pada awal sesi Eropa hari Senin, setelah sempat mencoba...

28 July 2025 16:23
GOLD

Setelah Melambung, Emas Kini Terancam Tenggelam?

Harga emas batangan bergerak melemah dan diperkirakan mencatat kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah pasar global me...

27 June 2025 12:22
GOLD

Di Tengah Pasar Sepi, Emas Melemah Tajam, Ada Apa?

Harga emas melemah sekitar 1,5% pada sesi Asia hari ini, meskipun aktivitas pasar regional cenderung terbatas karena libur Ta...

16 February 2026 12:41
GOLD

Awas, Emas Terjebak Hormuz dan The Fed!

Harga emas masih tertahan di zona pelemahan setelah tekanan dari dua arah besar kembali muncul, yaitu ketegangan di Selat Hor...

14 July 2026 07:45
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai