• Tue, Aug 18, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

18 August 2026 03:54  |

Emas Menguat, Dolar Melemah dan Fed Hike Makin Diragukan

Harga emas menguat pada perdagangan Senin (17/8), didukung pelemahan dolar AS serta semakin berkurangnya ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve. Emas spot naik sekitar 0,9% ke US$4.417,24 per troy ons, sementara kontrak berjangka emas AS untuk Desember ditutup naik 0,8% ke US$4.473,70.

Pelemahan dolar menjadi salah satu katalis utama. Greenback turun ke level terendah dalam lebih dari dua bulan dan kembali berada di sekitar area psikologis 100. Kondisi tersebut membuat emas yang diperdagangkan dalam dolar menjadi relatif lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lain.

Pasar juga semakin memangkas taruhan kenaikan suku bunga The Fed setelah data tenaga kerja AS lebih lemah dari perkiraan dan inflasi konsumen menunjukkan tekanan yang relatif terkendali. Peluang kenaikan suku bunga pada September kini diperkirakan sekitar 33%, turun dari lebih dari 50% sebulan sebelumnya.

Investor selanjutnya menantikan risalah pertemuan The Fed Juli yang akan dirilis Rabu untuk mencari petunjuk mengenai arah kebijakan moneter berikutnya. Ekspektasi suku bunga yang lebih rendah cenderung mendukung emas karena mengurangi opportunity cost memegang aset tanpa imbal hasil.

Dari sisi geopolitik, ketegangan Timur Tengah masih menjadi penopang tambahan. Seorang pejabat senior Iran memberi sinyal bahwa Teheran dapat meningkatkan tekanan di Selat Hormuz dan kawasan sekitarnya jika jalur diplomasi dengan Amerika Serikat kembali gagal. Kondisi ini menjaga permintaan terhadap aset safe haven tetap kuat.

 

Analisis Newsmaker: Kombinasi dolar yang melemah, peluang Fed hike yang terus menurun, dan risiko geopolitik membuat momentum emas tetap positif. Namun, pasar juga mulai memperhitungkan risiko stagflasi, yakni pertumbuhan ekonomi yang melemah tetapi tekanan inflasi belum sepenuhnya hilang. Selama gold mampu bertahan di atas area US$4.400, peluang melanjutkan penguatan tetap terbuka, meski volatilitas berpotensi meningkat menjelang risalah The Fed.(yds)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

GOLD

Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Harga emas dunia (XAU/USD) bergerak melemah di sekitar $3.335 per ons pada awal sesi Eropa hari Senin, setelah sempat mencoba...

28 July 2025 16:23
GOLD

Setelah Melambung, Emas Kini Terancam Tenggelam?

Harga emas batangan bergerak melemah dan diperkirakan mencatat kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah pasar global me...

27 June 2025 12:22
GOLD

Di Tengah Pasar Sepi, Emas Melemah Tajam, Ada Apa?

Harga emas melemah sekitar 1,5% pada sesi Asia hari ini, meskipun aktivitas pasar regional cenderung terbatas karena libur Ta...

16 February 2026 12:41
GOLD

Awas, Emas Terjebak Hormuz dan The Fed!

Harga emas masih tertahan di zona pelemahan setelah tekanan dari dua arah besar kembali muncul, yaitu ketegangan di Selat Hor...

14 July 2026 07:45
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai