
Trending

Dolar AS
Sumber: Newsmaker.id
Dolar Amerika Serikat bergerak melemah menjelang rilis data inflasi penting pekan ini, sementara yen Jepang melonjak ke level terkuat lebih dari tujuh bulan. USD/JPY sempat turun hingga sekitar 152,89, level terendah sejak Februari, sebelum yen memangkas sebagian penguatannya.
Penguatan yen terutama didorong meningkatnya ekspektasi bahwa Bank of Japan akan kembali menaikkan suku bunga dalam waktu dekat. Data pertumbuhan ekonomi dan upah Jepang yang lebih kuat turut memperkuat pandangan bahwa BOJ memiliki ruang untuk melanjutkan normalisasi kebijakan moneter.
Selain faktor suku bunga, investor juga mulai membongkar posisi carry trade berbasis yen. Strategi tersebut sebelumnya memanfaatkan biaya pinjaman rendah di Jepang untuk membeli aset dengan imbal hasil lebih tinggi. Ketika yen menguat dan selisih suku bunga menyempit, posisi tersebut menjadi semakin berisiko sehingga mendorong permintaan tambahan terhadap mata uang Jepang.
Tekanan yen turut menyeret Dollar Index lebih rendah. Indeks dolar sempat berada di sekitar 98,88 setelah menyentuh kisaran 98,72. Namun, pelemahan greenback masih relatif terbatas karena pasar tetap memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga Federal Reserve setelah laporan tenaga kerja AS menunjukkan kondisi pasar kerja yang solid.
Fokus investor kini tertuju pada data inflasi AS, khususnya CPI pada Jumat. Pasar saat ini memperkirakan peluang sekitar 60% bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga bulan ini. Inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan berpotensi memperkuat ekspektasi kenaikan bunga dan mendorong dolar kembali menguat, sedangkan angka yang lebih lunak dapat memperpanjang tekanan terhadap greenback.
Analisa Newsmaker: momentum yen saat ini terlihat lebih kuat dibandingkan tekanan umum terhadap dolar. Ekspektasi kenaikan bunga BOJ, repatriasi modal dan unwinding carry trade menjadi katalis utama. Namun, CPI AS akan menjadi ujian berikutnya. Jika inflasi kembali panas, dolar berpeluang rebound dan menahan penguatan yen. Sebaliknya, CPI yang lebih rendah dapat membuka ruang bagi USD/JPY untuk kembali menguji level rendah terbaru.(yds)
Sumber: Newsmaker.id