PMI Inggris Menyusut, Sektor Jasa Jadi Penahan Pertumbuhan
Aktivitas bisnis di Inggris kembali mengejutkan pasar dengan kontraksi pada Mei, menurut S&P Global. Indeks Manajer Pembelian (PMI) Komposit turun menjadi 48,5, berada di bawah level 50 yang menandai ekspansi, padahal pasar memperkirakan kenaikan moderat menjadi 51,7 dari 52,6 pada April.
Penyusutan ini terutama didorong oleh melemahnya sektor jasa. PMI Jasa turun ke 47,9, jauh di bawah perkiraan ekspansi moderat 51,8 dari 52,7 sebelumnya. Di sisi lain, sektor manufaktur tetap solid dengan PMI 53,7, lebih tinggi dari perkiraan 53,0.
Hasil ini menunjukkan adanya perbedaan kinerja yang jelas antara manufaktur yang tetap kuat dan sektor jasa yang melemah. Kontraksi jasa dapat menekan pertumbuhan ekonomi Inggris secara keseluruhan jika tren ini berlanjut, terutama mengingat kontribusi sektor tersebut terhadap PDB domestik.
Pemantauan berikutnya akan fokus pada pembacaan PMI bulan mendatang dan data makro yang dapat mengonfirmasi apakah kontraksi sektor jasa bersifat sementara atau menandai perlambatan yang lebih luas di ekonomi Inggris.
Variabel yang perlu diperhatikan: PMI jasa mendatang, data PDB kuartalan, dan pengumuman kebijakan Bank of England. (arl)
Sumber: Newsmaker.id