Harga Emas Tahan Banting, ada Harapan Didepan Mata!
Harga emas tetap stabil pada perdagangan awal karena optimisme atas potensi gencatan senjata AS-Iran meredakan ekspektasi kenaikan suku bunga lebih lanjut. Pada saat berita ini ditulis, harga emas spot berada di sekitar $4.546 per ons, setelah kenaikan 1,4% pada sesi sebelumnya. Dolar dan imbal hasil obligasi pemerintah AS melemah, mendukung emas batangan yang dihargai dalam dolar dan tidak menghasilkan bunga.
Presiden Donald Trump mengindikasikan AS berada dalam "tahap akhir" negosiasi dengan Iran, meningkatkan harapan untuk penyelesaian konflik di Timur Tengah. Potensi pembukaan kembali Selat Hormuz dapat mengurangi tekanan inflasi dari harga energi yang tinggi, mengurangi kemungkinan suku bunga tinggi yang berkepanjangan.
Terlepas dari optimisme, sentimen investor tetap waspada karena pernyataan yang berfluktuasi dari kedua belah pihak dalam konflik tersebut. Sejak perang dimulai pada akhir Februari, harga emas telah turun sekitar 14%, sementara imbal hasil obligasi pemerintah 10 tahun tetap mendekati level tertinggi dalam sekitar satu tahun.
Catatan rapat Federal Reserve menunjukkan sebagian besar pejabat percaya bahwa kenaikan suku bunga mungkin masih diperlukan jika inflasi terus berlanjut di atas target. Hal ini menggarisbawahi ketidakpastian yang berkelanjutan untuk aset yang sensitif terhadap suku bunga seperti emas, yang seringkali diuntungkan dalam lingkungan suku bunga yang lebih rendah.
Analis dari Citigroup mencatat bahwa jika situasi Selat Hormuz mereda, hambatan makroekonomi untuk emas dapat mereda, berpotensi menetapkan titik terendah untuk harga. Jika penutupan berkepanjangan, kekhawatiran dapat beralih ke stagflasi, yang secara historis menguntungkan bagi logam mulia.
Harga emas sedikit berubah pada $4.542,16 per ons, sementara perak turun 0,1% menjadi $75,83. Indeks Spot Dolar Bloomberg sedikit naik setelah penurunan moderat pada sesi sebelumnya, mencerminkan sentimen investor yang beragam di tengah perkembangan geopolitik.
Poin-Poin Penting:
- Emas stabil di dekat $4.540 di tengah meredanya ekspektasi kenaikan suku bunga.
- Optimisme gencatan senjata AS-Iran mendukung harga emas batangan.
- Menurut analisa Newsmaker selama belum ada konfirmasi khusus dari Iran terkait perdamaian, market akan tetap waspada.
- Fed mengisyaratkan kenaikan suku bunga masih mungkin terjadi jika inflasi terus berlanjut.
- Pasar akan memantau perkembangan di Selat Hormuz dan risiko inflasi.(asd)*
Sumber: Newsmaker.id