• Thu, May 21, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

21 May 2026 03:33  |

Emas Menguat Saat Optimisme Perdamaian Iran Meningkat

Harga emas bergerak lebih tinggi pada Rabu (20/5), seiring dolar AS melemah di tengah meredanya aksi jual obligasi global dan meningkatnya sentimen risiko setelah Presiden Donald Trump menyatakan bahwa Washington berada dalam "tahap akhir" negosiasi perdamaian dengan Iran. Pada pukul 15:10 ET (19:10 GMT), harga emas spot naik 1,4% menjadi $4.543,51 per ons, sementara kontrak berjangka emas turun tipis 0,3% ke $4.546,35 per ons. Di antara logam mulia lainnya, perak spot naik 3,5% ke $76,28 per ons, sedangkan platinum spot turun 0,7% menjadi $1.963,05 per ons.

Aksi Jual Obligasi Melandai, Fed Tunjukkan Potensi Kenaikan Suku Bunga

Emas dan dolar baru-baru ini terdampak oleh aksi jual obligasi global yang tajam, dipicu oleh kenaikan ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga di berbagai negara untuk menghadapi lonjakan inflasi akibat kenaikan harga minyak terkait perang Iran. Lingkungan suku bunga yang lebih tinggi biasanya tidak menguntungkan bagi aset yang tidak menghasilkan bunga seperti emas. Selain itu, suku bunga tinggi cenderung memperkuat dolar, membuat kepemilikan emas lebih mahal bagi pembeli asing.

David Morrison, analis pasar senior di Trade Nation, mengatakan, “Meskipun ketegangan geopolitik tetap tinggi karena perang AS-Iran, investor berulang kali menolak emas sebagai aset safe-haven, dan justru mengalihkan dana ke dolar AS. Ini menunjukkan korelasi terbalik antara emas dan dolar.” Morrison menambahkan bahwa kenaikan imbal hasil obligasi karena ekspektasi inflasi juga menurunkan permintaan untuk emas dan perak.

Risalah Fed dan Inflasi Mendukung Prospek Kenaikan Suku Bunga

Aksi jual obligasi melandai pada Rabu, sehingga imbal hasil Treasury AS menurun. Para pelaku pasar logam, trader obligasi, dan pengamat kebijakan moneter juga menelaah risalah pertemuan Federal Reserve April. Risalah tersebut menunjukkan mayoritas anggota FOMC berpendapat bahwa kenaikan suku bunga "kemungkinan besar menjadi tepat" jika inflasi tetap di atas target 2%. Data inflasi terbaru menunjukkan dampak langsung dari lonjakan harga minyak terhadap harga konsumen dan produsen, dengan CPI tahunan AS mencapai level tertinggi sejak Mei 2023 dan PPI mencatat kenaikan terbesar sejak Desember 2022.

Transisi Kepemimpinan Fed

Risalah ini juga muncul saat Fed berada dalam masa transisi. Masa jabatan Jerome Powell sebagai Ketua Fed berakhir pada Jumat lalu, dan penggantinya, Kevin Warsh, yang dipilih Trump, akan segera dilantik. Warsh mengambil alih di tengah tekanan Trump agar bank sentral menurunkan suku bunga, namun skenario tersebut saat ini sangat tidak mungkin mengingat konflik di Timur Tengah belum menunjukkan tanda berakhir. Menurut CME FedWatch, pasar masih memperkirakan Fed akan mempertahankan suku bunga stabil sepanjang tahun, meski ekspektasi kenaikan suku bunga dari Juli hingga Desember meningkat.

Harapan Perdamaian Iran Mendorong Sentimen Risiko

Di Timur Tengah, laporan Bloomberg News menyebut Trump menyatakan bahwa AS berada dalam "tahap akhir" negosiasi dengan Iran, menurut laporan pool Gedung Putih. Harga minyak melanjutkan pelemahan setelah berita ini. Trump sebelumnya mengatakan perang Iran bisa berakhir "dengan sangat cepat" dan bahwa ia menunda serangan baru ke Iran atas permintaan tiga negara Teluk. Wakil Presiden JD Vance juga menyampaikan nada optimistis secara terpisah, menyatakan bahwa Tehran ingin mencapai kesepakatan, menambah harapan pasar terhadap stabilitas geopolitik dan mendorong sentimen risiko.(yds)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

GOLD

Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Harga emas dunia (XAU/USD) bergerak melemah di sekitar $3.335 per ons pada awal sesi Eropa hari Senin, setelah sempat mencoba...

28 July 2025 16:23
GOLD

Setelah Melambung, Emas Kini Terancam Tenggelam?

Harga emas batangan bergerak melemah dan diperkirakan mencatat kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah pasar global me...

27 June 2025 12:22
GOLD

Di Tengah Pasar Sepi, Emas Melemah Tajam, Ada Apa?

Harga emas melemah sekitar 1,5% pada sesi Asia hari ini, meskipun aktivitas pasar regional cenderung terbatas karena libur Ta...

16 February 2026 12:41
GOLD

Bitcoin Jebol, Emas Kena Getahnya

Emas melemah di awal sesi Asia Kamis, ikut terseret gelombang jual yang bermula dari pasar kripto. Spot gold turun ke kisaran...

6 February 2026 07:16
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai