• Thu, Jan 15, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

21 July 2025 08:22  |

Mahkamah Agung Brasil Tanggapi Keras Ancaman Tarif Trump Terkait Kasus Bolsonaro

Mahkamah Agung Brasil merespons keras ancaman tarif yang dilontarkan oleh Presiden AS Donald Trump terkait penyelidikan hukum terhadap mantan Presiden Brasil, Jair Bolsonaro. Trump mengancam untuk mengenakan tarif 50% terhadap Brasil pada 9 Juli jika pengadilan Brasil melanjutkan penyelidikan terhadap Bolsonaro. Meskipun sedang reses, sekelompok hakim di Mahkamah Agung Brasil, termasuk Alexandre de Moraes yang memimpin kasus Bolsonaro, langsung mulai merumuskan tanggapan. Mereka menegaskan bahwa tanggapan ini bertujuan untuk mempertahankan kedaulatan Brasil, bukan meredakan ketegangan dengan AS.

Setelah ancaman tarif itu, Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva menegaskan bahwa Brasil adalah negara berdaulat dengan lembaga-lembaga independen. Pernyataan tersebut menggarisbawahi pemisahan antara eksekutif dan yudikatif di Brasil, sekaligus menunjukkan ketegasan untuk tidak menyerah pada tekanan AS terkait kasus Bolsonaro. Hal ini juga mencerminkan tekad Mahkamah Agung Brasil untuk melawan ancaman tersebut dan melanjutkan penyelidikan yang dianggap penting untuk melindungi demokrasi di negara itu.

Reaksi Brasil terhadap ancaman Trump mencerminkan ketidaksepakatan yang lebih besar antara kedua negara dalam masalah ini. "Jika ada harapan bahwa ancaman tersebut akan menimbulkan rasa takut di Mahkamah Agung Brasil, efeknya justru sebaliknya," kata Thiago de Aragao, kepala Arko International. Ia menjelaskan bahwa Mahkamah Agung Brasil lebih memilih untuk bertahan dalam upaya melindungi kedaulatan dan independensi mereka, meskipun menghadapi tekanan dari AS. Hal ini menunjukkan bahwa perbedaan politik dan budaya antara Brasil dan AS semakin terlihat jelas, terutama terkait dengan pandangan mengenai demokrasi dan hak-hak hukum.

Sementara itu, Trump terus mengulangi ancamannya dalam surat terbuka, dan pengadilan Brasil juga memerintahkan Bolsonaro untuk mengenakan monitor pergelangan kaki akibat risiko penerbangan. Ketegangan meningkat setelah Departemen Luar Negeri AS mencabut visa sejumlah hakim Mahkamah Agung Brasil, termasuk Moraes. Pada saat yang sama, pejabat AS telah memperingatkan Brasil bahwa penyelidikan terhadap Bolsonaro bisa merusak hubungan perdagangan antara kedua negara, meskipun Mahkamah Agung Brasil tetap tidak terpengaruh oleh ancaman ini.

Pertarungan hukum ini juga melibatkan peran penting Alexandre de Moraes, hakim yang dikenal karena keteguhannya dalam mengawasi kasus Bolsonaro dan menangani isu-isu besar lainnya di Brasil, seperti disinformasi di media sosial. Peran Moraes dalam kasus ini telah membuatnya menjadi figur kontroversial di kalangan pendukung Bolsonaro, bahkan putra Bolsonaro, Eduardo, telah lobi Washington untuk menjatuhkan sanksi terhadapnya. Namun, Moraes tetap teguh dalam mempertahankan independensi Mahkamah Agung Brasil, meskipun menghadapi serangan keras dari gerakan sayap kanan dan tekanan internasional.

Sumber: (ayu-newsmaker)

Related News

GLOBAL

Mahkamah Agung Brasil Tanggapi Keras Ancaman Tarif Trump Ter...

Mahkamah Agung Brasil merespons keras ancaman tarif yang dilontarkan oleh Presiden AS Donald Trump terkait penyelidikan hukum...

21 July 2025 08:22
GLOBAL

Iran Balas Serangan AS, Tapi Pilih Jalur Diplomasi?

Iran meluncurkan rudal ke Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar pada Senin pagi sebagai balasan atas serangan udara Amerika Serik...

24 June 2025 07:49
GLOBAL

Ancaman BRICS Belum Berakhir!

Presiden AS Donald Trump kembali mengancam akan mengenakan tarif 10% atas impor dari negara-negara anggota BRICS. Dalam komen...

21 July 2025 08:13
GLOBAL

Trump Isyaratkan Pelonggaran Tekanan terhadap Minyak Iran, P...

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memberikan sinyal bahwa ia mungkin akan melonggarkan kebijakan kampanye “tekanan ma...

27 June 2025 06:59
BIAS23.com NM23 Ai