
Trending

Dolar AS
Sumber: Newsmaker.id
Indeks dolar AS menguat mendekati level 99,2 pada perdagangan Senin (14/09) dan berada di jalur kenaikan selama empat sesi berturut-turut. Investor mulai mengambil posisi menjelang keputusan kebijakan Federal Reserve sambil mencermati dampak lonjakan harga minyak terhadap inflasi.
Pasar saat ini memperkirakan peluang sekitar 86% bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada Rabu. Investor juga memperkirakan masih ada peluang kenaikan bunga tambahan sebelum akhir tahun jika tekanan inflasi tetap tinggi.
Data inflasi AS pada Jumat menunjukkan CPI tahunan bertahan di 3,4% pada Agustus. Sementara itu, Core CPI naik 0,3% secara bulanan, lebih tinggi dari perkiraan pasar. Harga produsen juga meningkat, sedangkan data tenaga kerja menunjukkan kondisi lapangan kerja AS masih cukup kuat.
Tekanan inflasi semakin besar setelah harga minyak kembali melonjak. Arab Saudi menutup pipa East-West yang menjadi jalur alternatif pengiriman minyak untuk menghindari Selat Hormuz. Gangguan tersebut meningkatkan kekhawatiran pasokan dan berpotensi menjaga harga energi tetap tinggi.
kombinasi inflasi yang masih tinggi, pasar tenaga kerja yang kuat, dan kenaikan minyak memberikan dukungan bagi dolar karena memperbesar peluang The Fed mempertahankan kebijakan ketat. Selama ekspektasi kenaikan bunga tetap tinggi, DXY berpotensi bertahan kuat, sementara keputusan The Fed pada Rabu akan menjadi katalis utama pergerakan berikutnya.