
Trending

Minyak
Sumber: Newsmaker.id
Harga minyak menguat pada perdagangan Selasa setelah serangan baru Houthi terhadap Arab Saudi meningkatkan kekhawatiran terhadap gangguan pasokan di Timur Tengah. Brent diperdagangkan sekitar US$106,93 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) berada di sekitar US$102,65 per barel.
Sentimen pasar masih ditopang oleh ketidakpastian di Selat Hormuz. Pembicaraan antara Iran dan sejumlah negara Teluk mengenai pembukaan kembali jalur pelayaran di kawasan tersebut masih tertunda, sehingga risiko terhadap distribusi minyak global tetap tinggi.
Kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran kembali melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Arab Saudi. Pada saat yang sama, kelompok tersebut terus memperkuat posisinya di sepanjang pesisir Laut Merah, sehingga ancaman terhadap jalur Bab el-Mandeb semakin besar. Jalur ini merupakan salah satu rute penting bagi perdagangan energi dunia.
Tekanan terhadap pasokan bertambah setelah pipa East-West Arab Saudi masih terganggu akibat serangan sebelumnya. Jalur tersebut penting karena digunakan untuk mengalihkan pengiriman minyak dari Selat Hormuz menuju pelabuhan Yanbu di Laut Merah. Jika gangguan berlangsung lama, sekitar 4% pasokan minyak global berpotensi terdampak.(mrv)*
Sumber : Newsmaker.id