
Trending

Emas
Sumber: Newsmaker.id
Harga emas masih kesulitan melanjutkan penguatan tipis pada sesi Asia Selasa (15/9) dan tetap bergerak dekat level terendah satu bulan. XAU/USD diperdagangkan sedikit di bawah area US$4.300 per troy ounce, sementara pelaku pasar memilih menunggu rapat kebijakan dua hari Federal Reserve yang dimulai hari ini.
The Fed dijadwalkan mengumumkan keputusan suku bunga pada Rabu. Data inflasi AS yang dirilis pekan lalu telah memperkuat ekspektasi bahwa bank sentral AS akan kembali menaikkan suku bunga dalam waktu dekat.
Fokus investor kini tertuju pada proyeksi ekonomi terbaru The Fed, termasuk dot plot, serta komentar Ketua The Fed Kevin Warsh dalam konferensi pers setelah rapat. Sinyal dari Warsh akan menjadi petunjuk penting untuk membaca arah kebijakan moneter AS berikutnya.
Tekanan terhadap emas juga datang dari risiko inflasi akibat harga energi yang masih tinggi. Selain itu, lonjakan kebutuhan pembiayaan pemerintah dan korporasi ikut memicu aksi jual obligasi global, sehingga yield Treasury AS tenor 10 tahun sempat naik di atas 5% untuk pertama kalinya sejak 2023.
Dolar AS yang bertahan dekat level tertinggi hampir dua pekan turut membatasi ruang kenaikan emas. Meski ketegangan geopolitik biasanya mendukung aset safe haven, pasar saat ini cenderung lebih memilih dolar AS karena ekspektasi suku bunga tinggi masih kuat.
Ketegangan Timur Tengah juga belum menunjukkan tanda mereda. Houthi yang didukung Iran melancarkan serangan rudal dan drone besar-besaran ke pangkalan udara Saudi di Khamis Mushait, sementara pejabat Iran Mohsen Rezaei menolak peluang negosiasi cepat dengan AS sebelum syarat Teheran dipenuhi.
Analisis Newsmaker: Pergerakan emas di bawah US$4.300 menunjukkan pasar masih berhati-hati menjelang keputusan FOMC. Selama dolar AS dan yield Treasury tetap kuat, ruang rebound XAU/USD masih terbatas. Jika The Fed menaikkan suku bunga dan dot plot menunjukkan arah hawkish, emas berisiko kembali menguji area US$4.280 hingga US$4.250. Namun, jika Warsh memberi sinyal lebih hati-hati, gold bisa mendapat peluang rebound teknikal ke area US$4.320–US$4.350. (asd)