Saham Jepang Naik, BOJ Didukung Pemerintah
Indeks Nikkei 225 menguat 0,99% atau naik 447,85 poin ke level 45.493,66 pada hari Senin, menyusul pernyataan dari Chief Cabinet Secretary Yoshimasa Hayashi, yang menjadi kandidat kuat perdana menteri Jepang berikutnya. Dalam wawancaranya dengan Reuters, Hayashi menyatakan bahwa rencana Bank of Japan (BOJ) untuk menaikkan suku bunga secara bertahap sejalan dengan kebijakan pemerintah, yang menambah optimisme pasar.
Hayashi juga menekankan bahwa Jepang mulai meninggalkan pandangan lama yang lebih memilih yen lemah. Kini, fokus kebijakan beralih ke masalah inflasi akibat biaya energi yang tinggi. Ia mencatat bahwa kenaikan upah dan harga beras menunjukkan adanya perbaikan ekonomi domestik, sementara tekanan impor dari 2022 sudah mulai mereda. Dukungan politik terhadap pengetatan moneter BOJ memberi sinyal bahwa perubahan arah kebijakan akan dilakukan secara hati-hati.
Di sisi lain, beberapa berita korporasi juga mencuri perhatian pasar. TRYT (TYO:9164) akan resmi keluar dari Bursa Efek Tokyo pada 24 September, setelah pemegang saham menyetujui reverse stock split dalam rapat luar biasa awal bulan ini. Sementara itu, Asahi (TYO:3333) menyetujui dividen interim sebesar 25 yen per saham dengan tanggal pencatatan 20 Agustus dan pembayaran dijadwalkan pada 12 November, sesuai perkiraan sebelumnya.
Perusahaan lain yang mencuri perhatian adalah Metaplanet (TYO:3350) yang menambah kepemilikan Bitcoin-nya sebanyak 5.419 koin dengan harga rata-rata 17,3 juta yen per koin. Dengan pembelian senilai 93,65 miliar yen ini, total kepemilikan Metaplanet kini mencapai 25.555 Bitcoin. Nilai total investasi mereka mencapai 398,21 miliar yen dengan harga rata-rata per koin sebesar 15,6 juta yen, mencerminkan strategi agresif perusahaan dalam masuk ke aset kripto.(ads)
Sumber: Newsmaker.id