Harapan Damai Batasi Penurunan Emas Hari Ini
Harga emas melemah pada perdagangan Jumat (12/6) dan menuju pelemahan mingguan kedua beruntun. Tekanan datang dari kekhawatiran inflasi Amerika Serikat yang masih tinggi serta meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve dapat kembali menaikkan suku bunga.
Harga emas spot turun 0,6% ke US$4.186,99 per ons dan berpotensi melemah lebih dari 3% dalam sepekan. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember naik 2,2% ke US$4.206,80, ditopang harapan baru terkait perdamaian di Timur Tengah.
Sebelumnya, emas sempat menyentuh level terendah enam bulan pada Kamis. Namun, harga berbalik menguat setelah Presiden AS Donald Trump menyebut Washington dan Teheran berpeluang menandatangani kesepakatan damai secepatnya pada akhir pekan ini, yang dapat membuka kembali Selat Hormuz dan meredakan kekhawatiran pasokan energi global.
Meski demikian, tekanan terhadap emas belum sepenuhnya hilang. Data ekonomi AS menunjukkan harga produsen naik lebih tinggi dari perkiraan pada Mei, mencatat kenaikan tahunan terbesar dalam tiga setengah tahun. Data ini memperkuat kekhawatiran bahwa inflasi masih bertahan dan membuka peluang The Fed kembali mengetatkan kebijakan moneter.
Kenaikan suku bunga menjadi sentimen negatif bagi emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil. Pasar kini memperkirakan sekitar 60% peluang kenaikan suku bunga The Fed pada Desember. Di pasar logam mulia lainnya, perak turun 0,5% ke US$67,00 per ons, sementara platinum naik 0,6% ke US$1.734,08 per ons.(asd)
Sumber: Newsmaker.id