Saham Jepang Turun pada penutupan perdagangan 0,27%
Saham Jepang turun setelah penutupan pada hari Rabu (8/1), karena kerugian di sektor Tenaga Listrik, Peralatan Transportasi, dan Pergudangan menyebabkan saham turun.
Pada penutupan di Tokyo, Nikkei 225 turun 0,27%.
Performa terbaik sesi ini di Nikkei 225 adalah Rakuten Inc (TYO:4755), yang naik 5,73% atau 49,90 poin untuk diperdagangkan pada 920,10 pada penutupan. Sementara itu, Mitsui Mining and Smelting Co. (TYO:5706) naik 4,29% atau 199,00 poin untuk ditutup pada 4.835,00 dan Furukawa Electric Co., Ltd. (TYO:5801) naik 3,90% atau 274,00 poin menjadi 7.302,00 pada akhir perdagangan.
Perusahaan dengan kinerja terburuk pada sesi tersebut adalah Tokio Marine Holdings, Inc. (TYO:8766), yang anjlok 4,06% atau 232,00 poin dan diperdagangkan pada harga 5.481,00 pada penutupan. Japan Exchange Group Inc (TYO:8697) anjlok 3,93% atau 71,00 poin dan ditutup pada harga 1.735,00 dan Omron Cor (TYO:6645) anjlok 3,90% atau 200,00 poin menjadi 4.933,00.
Saham yang anjlok jumlahnya lebih banyak daripada yang naik di Bursa Efek Tokyo, yakni sebanyak 2.392 berbanding 1.229 dan 252 saham berakhir tidak berubah.
Saham Furukawa Electric Co., Ltd. (TYO:5801) naik ke level tertinggi dalam 5 tahun; naik 3,90% atau 274,00 menjadi 7.302,00.
Volatilitas Nikkei, yang mengukur volatilitas tersirat dari opsi Nikkei 225, turun 4,35% menjadi 21,79.
Minyak mentah untuk pengiriman Februari naik 0,57% atau 0,42 menjadi $74,67 per barel. Di tempat lain dalam perdagangan komoditas, minyak Brent untuk pengiriman Maret naik 0,44% atau 0,34 menjadi $77,39 per barel, sementara kontrak Emas Berjangka Februari naik 0,03% atau 0,89 diperdagangkan pada $2.666,29 per troy ounce.
USD/JPY turun 0,02% menjadi 158,02, sementara EUR/JPY tetap tidak berubah 0,00% menjadi 163,45.
Indeks Dolar AS Berjangka naik 0,10% menjadi 108,49.(ayu)
Sumber: Investing.com