• Tue, Aug 18, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

18 August 2026 14:25  |

Nikkei Anjlok 2,45%, Saham Teknologi Tekan Bursa Jepang

Indeks Nikkei 225 ditutup turun tajam sekitar 2,45% pada perdagangan Selasa (18/08), dengan tekanan terbesar datang dari sektor kertas dan pulp, transportasi, serta komunikasi. Pelemahan ini membuat sentimen pasar Jepang memburuk setelah sebelumnya indeks sempat bergerak dekat level tinggi.

Tekanan paling besar terlihat pada sejumlah saham teknologi dan elektronik. Taiyo Yuden jatuh sekitar 11,5%, Murata Manufacturing turun sekitar 9,6%, sementara Kioxia Holdings melemah sekitar 7,6%. Koreksi tajam di saham-saham tersebut menjadi salah satu faktor utama yang menyeret Nikkei lebih rendah.

Di sisi lain, saham pelayaran justru mencatat penguatan. Nippon Yusen naik sekitar 4,5% dan mencetak level tertinggi sepanjang masa, sementara Mitsui O.S.K. Lines menguat sekitar 3,8%. Nippon Steel juga naik lebih dari 3%, menunjukkan penguatan masih terjadi secara selektif di tengah tekanan pasar yang luas.

Secara keseluruhan, jumlah saham yang turun jauh lebih banyak dibanding saham yang menguat di Bursa Tokyo. Kondisi ini menunjukkan tekanan jual tidak hanya terkonsentrasi pada beberapa emiten besar, tetapi cukup menyebar di berbagai sektor.

Di pasar komoditas, harga minyak tetap tinggi dengan WTI berada di sekitar US$84,38 per barel dan Brent di sekitar US$91,33. Sementara kontrak berjangka emas Desember turun tipis ke kisaran US$4.454 per troy ons. Tingginya harga energi dan ketidakpastian geopolitik turut menjadi faktor yang meningkatkan kehati-hatian investor.

Analisis Newsmaker: Penurunan tajam Nikkei menunjukkan investor mulai mengurangi risiko, terutama pada saham teknologi yang sebelumnya mencatat kenaikan kuat. Selama harga minyak tetap tinggi, yield global bertahan tinggi, dan ketegangan Timur Tengah belum mereda, tekanan terhadap saham Jepang masih berpotensi berlanjut. Namun, penguatan saham pelayaran menunjukkan sektor yang diuntungkan dari kenaikan tarif angkut dan risiko geopolitik masih dapat menjadi penopang terbatas.(asd)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

JAPAN

Saham Hong Kong Melemah Tertekan Teknologi

Bursa saham Hong Kong kembali melemah pada perdagangan Jumat, terbebani oleh tekanan pada saham-saham teknologi global. Indek...

26 June 2026 09:41
JAPAN

Saham Jepang Naik karena Perintah Eksekutif Menimbulkan Kekh...

Saham Jepang naik karena indeks Topix menuju kenaikan enam hari berturut-turut setelah Presiden AS Donald Trump menandatangan...

30 April 2025 07:51
JAPAN

Pasar Jepang Meroket! Nikkei Kembali ke Puncak

Indeks Nikkei 225 naik 0,9% hingga ditutup pada level 38.885 pada hari Rabu, mencapai level tertinggi dalam empat bulan karen...

18 June 2025 14:18
JAPAN

Saham Jepang Menguat Seiring Reli Saham Produsen Robot dan T...

Indeks Nikkei 225 melonjak 2,33% dan ditutup pada level 51.028, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 1,92% menjadi 3.3...

4 December 2025 14:29
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai