Hang Seng Mendatar, CPI AS Belum Mampu Angkat Sentimen
Indeks Hang Seng bergerak relatif datar pada perdagangan Kamis (13/08) dan bertahan di sekitar level 25.400. Investor masih berhati-hati setelah indeks melemah pada sesi sebelumnya, meskipun data inflasi Amerika Serikat yang lebih terkendali meningkatkan harapan terhadap kebijakan The Fed yang lebih longgar.
Sentimen pasar Asia secara umum membaik setelah CPI AS menunjukkan tekanan inflasi yang relatif jinak. Data tersebut mengurangi kekhawatiran terhadap kenaikan suku bunga dalam waktu dekat dan memberikan dukungan bagi sebagian besar aset berisiko di kawasan.
Namun, penguatan bursa Hong Kong masih terbatas karena investor terus mencermati tekanan pada saham teknologi serta ketidakpastian geopolitik. Kondisi tersebut membuat pelaku pasar belum berani mengambil posisi besar meskipun sentimen global mulai membaik.
Sektor teknologi menjadi perhatian utama setelah pasar mencerna laporan keuangan kuartal kedua Tencent serta perkembangan industri kecerdasan buatan China. Pergerakan saham teknologi cenderung beragam, dengan Z.AI naik 2%, MiniMax menguat 1,2%, dan SMIC bertambah 2%.
Di sisi lain, Tencent turun sekitar 2,6%, sementara AIA melemah 0,3%, sehingga membatasi kenaikan indeks. Investor juga menunggu laporan keuangan perusahaan lainnya untuk mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai kondisi bisnis dan konsumsi di China.
Analisis Newsmaker: Data inflasi AS yang lebih lunak sebenarnya menjadi sentimen positif bagi saham growth dan teknologi. Namun, Hang Seng masih membutuhkan katalis domestik yang lebih kuat untuk melanjutkan kenaikan. Jika saham teknologi China mulai pulih dan sentimen geopolitik membaik, indeks berpeluang kembali menguji area 25.500–25.700.(asd)*
Sumber: Newsmaker.id