Hang Seng Turun 0,8%, Investor Waspadai CPI AS
Indeks Hang Seng ditutup melemah sekitar 0,8% ke level 25.440 pada perdagangan Rabu. Tekanan datang dari memudarnya harapan terhadap kesepakatan AS-Iran serta sikap hati-hati investor menjelang rilis data inflasi terbaru Amerika Serikat.
Harga minyak yang naik ke level tertinggi dalam sekitar satu pekan ikut memperburuk sentimen. Ketegangan di sekitar Selat Hormuz kembali meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi dan pertumbuhan global, sementara pelemahan Wall Street pada sesi sebelumnya turut memberi tekanan bagi pasar Hong Kong.
Saham teknologi masih menjadi pemberat utama. Investor menunggu laporan keuangan kuartal kedua Tencent untuk melihat perkembangan bisnis gaming, iklan, dan investasi kecerdasan buatan. Saham Tencent turun sekitar 2%, Meituan melemah 1,5%, Xiaomi turun 1,1%, dan Kuaishou terkoreksi 2,6%.
Di sisi lain, rencana memperluas Hang Seng Tech Index dari 30 menjadi 50 konstituen masih menjadi perhatian. Perubahan tersebut dinilai dapat meningkatkan eksposur indeks terhadap sektor berkembang seperti kecerdasan buatan dan robotika.
Aktivitas IPO Hong Kong juga tetap menjadi sorotan setelah Shein dikabarkan tengah mempersiapkan pencatatan saham di bursa Hong Kong. Hal ini membantu menjaga optimisme terhadap aktivitas pasar modal meski indeks utama sedang berada di bawah tekanan.(mrv)*
Sumber : Newsmaker.id