Wall Street Melemah, Yield Treasury Kembali Naik Meski Buyback Diperbesar
Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Kamis (20/8) setelah yield Treasury AS kembali naik, meskipun Departemen Keuangan sebelumnya mengumumkan peningkatan program buyback obligasi jangka panjang. Dow Jones turun sekitar 602 poin atau 1,1%, S&P 500 melemah 0,7%, sementara Nasdaq Composite terkoreksi 1,1%.
Tekanan terbesar pada Dow datang dari saham Walmart yang merosot sekitar 9%. Di saat yang sama, kenaikan biaya pinjaman kembali membebani saham-saham growth dan teknologi karena investor mulai mempertanyakan apakah yield tinggi dapat bertahan lebih lama dan mengganggu momentum bullish pasar saham.
Yield Treasury tenor 10 tahun naik lebih dari 5 basis poin ke sekitar 4,706%, bahkan kembali berada di atas level sebelum pengumuman buyback Treasury pada Rabu. Yield 30 tahun juga bertambah lebih dari 5 basis poin ke sekitar 5,251%, setelah awal pekan sempat menyentuh level tertinggi dalam hampir dua dekade.
Kenaikan yield tersebut menunjukkan efek awal kebijakan buyback mulai memudar. Departemen Keuangan sebelumnya menyatakan akan setidaknya menggandakan pembelian kembali Treasury tenor 10, 20, dan 30 tahun. Menteri Keuangan Scott Bessent bahkan membuka peluang bahwa ukuran operasi dapat melebihi US$4 miliar yang sebelumnya diumumkan.
Namun, sebagian pelaku pasar masih meragukan apakah buyback saja cukup untuk mengatasi tekanan obligasi jangka panjang. Kekhawatiran terhadap besarnya defisit fiskal, pasokan utang pemerintah, inflasi energi, dan tingginya kebutuhan pembiayaan korporasi tetap membuat investor meminta yield lebih tinggi.
Analisis Newsmaker: kembalinya yield 10 tahun ke atas 4,70% menjadi sinyal bahwa pasar belum sepenuhnya yakin dengan efektivitas buyback Treasury. Selama yield tetap tinggi, saham teknologi dan indeks Nasdaq berpotensi menghadapi tekanan lebih besar karena valuasinya sensitif terhadap biaya modal. Sebaliknya, penurunan yield yang lebih konsisten dibutuhkan sebelum Wall Street memiliki ruang lebih kuat untuk kembali melanjutkan rally.(yds)
Sumber: Newsmaker.id