Bursa Eropa Tertekan, Eskalasi Tim Teng Picu Aksi Jual
Bursa saham Eropa melanjutkan pelemahan tajam pada perdagangan Selasa (18/8) setelah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah menekan minat investor terhadap aset berisiko. Indeks Stoxx Europe 600 turun sekitar 0,7% dan menyentuh level terendah dalam dua pekan.
Pelemahan tersebut menjadi penurunan keenam berturut-turut bagi Stoxx 600, sekaligus mencatat rangkaian koreksi harian terpanjang sejak November 2025. Tekanan jual menunjukkan investor mulai mengurangi eksposur setelah risiko geopolitik kembali menjadi perhatian utama pasar global.
Di kawasan utama Eropa, DAX Jerman turun sekitar 0,7%, sementara CAC 40 Prancis melemah sekitar 0,8%. FTSE 100 Inggris relatif lebih kuat dan mampu bertahan naik tipis sekitar 0,1%.
Sentimen risk-off meningkat setelah sikap militer di kawasan Teluk Persia semakin agresif dan prospek penyelesaian konflik Timur Tengah kembali memburuk. Kondisi tersebut membuat kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi serta lonjakan inflasi kembali menekan pasar saham.
Tekanan geopolitik saat ini bahkan mengalahkan sentimen positif sebelumnya dari berkurangnya ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve. Investor lebih memilih berhati-hati karena kenaikan harga energi dan yield obligasi berpotensi kembali memperketat kondisi keuangan global.(yds)
Sumber: Newsmaker.id