Wall Street Menguat, Saham Chip Menutup Kuartal Terbaik Sepanjang Masa
Saham AS menutup kuartal terbaik mereka dalam enam tahun dengan kenaikan pada hari Selasa (30 Juni). Reli saham teknologi dan semikonduktor sekali lagi menjadi pendorong utama, sementara data ekonomi yang solid meningkatkan optimisme investor tentang prospek pendapatan perusahaan.
S&P 500 naik 0,8% pada penutupan perdagangan di New York. Nasdaq 100 bahkan menguat lebih banyak, naik 1,7%, sementara Dow Jones Industrial Average bertambah 0,3%. Kenaikan ini memperpanjang reli yang telah menambah lebih dari US$8 triliun ke nilai pasar S&P 500 dalam tiga bulan terakhir.
Saham chip kembali menjadi sorotan setelah pulih dari tekanan yang dipicu oleh konflik Timur Tengah. Indeks semikonduktor mencatat kuartal terbaik dalam sejarahnya, didukung oleh optimisme tentang permintaan kecerdasan buatan (AI), pusat data, dan infrastruktur komputasi.
Sentimen pasar juga didukung oleh data ekonomi AS yang tangguh. Data terbaru menunjukkan pasar tenaga kerja dan sentimen konsumen tetap cukup kuat, meskipun tekanan harga dari konflik Timur Tengah telah membebani daya beli dan ekspektasi rumah tangga.
Pengeluaran konsumen dan permintaan tenaga kerja yang kuat telah memberi investor kepercayaan yang lebih besar bahwa ekonomi AS masih dapat bertahan di tengah suku bunga yang tinggi. Hal ini membantu mempertahankan ekspektasi pendapatan perusahaan, khususnya untuk perusahaan teknologi besar dan sektor siklikal yang sensitif terhadap pertumbuhan ekonomi.
Melemahnya harga minyak juga telah meningkatkan suasana pasar. Penurunan harga minyak berasal dari harapan investor akan kesepakatan permanen untuk mengakhiri konflik Iran. Jika harga energi terus turun menuju level sebelum perang, tekanan inflasi dapat mereda dan memberikan ruang untuk rotasi ke sektor ekonomi yang lebih luas.
Meskipun demikian, beberapa analis terus memperingatkan bahwa optimisme pasar sudah cukup tinggi. Beberapa indikator, seperti utang margin yang mencapai rekor tertinggi dan kondisi jenuh beli pada saham semikonduktor, menunjukkan bahwa pasar mulai sangat yakin akan kelanjutan reli.
Mona Mahajan dari Edward Jones percaya bahwa rotasi ke sektor siklikal dapat berlanjut jika harga minyak tetap rendah dan ekonomi AS tetap tangguh. Ia percaya bahwa saham-saham berkapitalisasi besar tetap menarik karena eksposurnya terhadap AI, sementara saham-saham berkapitalisasi menengah juga berpotensi diuntungkan jika reli pasar meluas.
Secara keseluruhan, Wall Street menutup kuartal ini dengan sentimen positif. Namun, investor masih perlu memantau apakah reli saham AI dan chip masih didukung oleh pertumbuhan pendapatan riil atau memasuki fase valuasi yang terlalu optimis. Fokus pasar selanjutnya akan tertuju pada data ketenagakerjaan, arah harga minyak, dan musim pendapatan kuartal kedua. (arl)
Sumber: Newsmaker.id