• Sat, Jun 20, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

20 June 2026 03:09  |

Wall Street Pulih, Reli Saham Chip Angkat Nasdaq

Saham AS menguat pada Kamis (19/6), memulihkan pelemahan sebelumnya setelah Federal Reserve memberi sinyal peluang kenaikan suku bunga tahun ini. S&P 500 naik 1,08% dan ditutup di 7.500,58, Nasdaq Composite menguat 1,91% ke 26.517,93, sementara Dow Jones Industrial Average bertambah 72,15 poin atau 0,14% ke 51.564,70.

Sektor semikonduktor menjadi penopang utama pasar. Intel melonjak 10,6% setelah Presiden Donald Trump mengatakan perusahaan tersebut akan bermitra dengan Apple untuk mendesain chip di AS. Nvidia naik sekitar 3%, Micron Technology menguat hampir 9%, sementara iShares Semiconductor ETF melonjak lebih dari 6%.

Reli saham chip menunjukkan investor masih menempatkan kecerdasan buatan dan infrastruktur teknologi sebagai tema utama pasar. Robert Conzo dari The Wealth Alliance menilai meningkatnya kerja sama antarperusahaan terkait infrastruktur AI dapat menjadi pendorong lintas industri, dengan kemitraan Apple-Intel sebagai salah satu contoh yang dapat berulang ke depan.

Meski begitu, pasar belum sepenuhnya lepas dari tekanan kebijakan moneter. Wall Street sempat melemah pada Rabu setelah rapat pertama The Fed di bawah Ketua Kevin Warsh memunculkan kekhawatiran terhadap arah suku bunga. Dot plot menunjukkan sembilan dari 18 pejabat Fed kini memperkirakan suku bunga dapat naik pada 2026.

Warsh tidak menyerahkan proyeksi suku bunga, tetapi berulang kali menegaskan target stabilitas harga dalam konferensi pers. Nada tersebut dipandang hawkish karena menunjukkan The Fed tetap berhati-hati terhadap risiko inflasi, meski data ekonomi masih memberi dukungan bagi sentimen pasar.

Dukungan tambahan datang dari prospek laba yang solid, data tenaga kerja Mei yang lebih baik dari perkiraan, serta penjualan ritel terbaru yang positif. Kombinasi ini membantu menjaga risk appetite, terutama pada sektor teknologi dan saham pertumbuhan yang terkait dengan AI.

Untuk pekan yang lebih pendek karena libur, indeks utama AS tetap ditutup positif. S&P 500 naik 0,9% dan mencatat kenaikan mingguan ke-11 dalam 12 pekan, Dow menguat 0,7%, sementara Nasdaq melonjak 2,4%.

Fokus pasar berikutnya tertuju pada arah yield Treasury, perkembangan proyeksi suku bunga The Fed, serta apakah reli semikonduktor dapat terus menopang Wall Street di tengah ekspektasi kebijakan moneter yang lebih ketat.(yds)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

MARKET UPDATE

Asia Merah 3 Hari, Minyak Naik

Bursa Asia melanjutkan pelemahan untuk hari ketiga, sementara harga minyak naik tipis karena perang di Iran dinilai berpotens...

4 March 2026 07:26
MARKET UPDATE

Asia Naik, Wall Street Pecah Rekor!

Saham Asia menguat pada Jumat setelah indeks-indeks utama Wall Street mencetak rekor, didukung reli saham bertema kecerdasan ...

15 May 2026 08:00
MARKET UPDATE

Asia Cetak Rekor, Yield AS Naik: CPI Pasar Nunggu

Saham Asia menguat untuk hari kelima berturut-turut pada hari Rabu, dengan MSCI Asia Pacific Index naik sekitar 0,4% dan kemb...

12 February 2026 07:26
MARKET UPDATE

Asia Merah Tipis, Yen Tetap Kuat: Tarif Korea Bikin Pasar Ki...

Bursa Asia bergerak melemah tipis setelah kekhawatiran tarif muncul lagi. Korea Selatan jadi pusat perhatian: Kospi turun sek...

27 January 2026 07:23
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai