Dolar Bertahan Dekat Terendah Jelang NFP
Indeks dolar AS naik tipis ke level 99,8 pada perdagangan Kamis (6/8). Meski menguat, dolar masih berada dekat level terendah dalam tujuh minggu karena investor belum berani mengambil posisi besar.
Sentimen pasar membaik setelah Iran mengatakan telah mencapai kesepakatan dengan Oman mengenai jalur pelayaran di Selat Hormuz. Kabar ini meningkatkan harapan bahwa arus pengiriman energi melalui jalur penting tersebut dapat kembali berjalan.
Namun, kesepakatan yang lebih luas antara Amerika Serikat dan Iran masih belum pasti. Presiden Donald Trump mengatakan proses pembicaraan masih berlangsung, sehingga pasar tetap berhati-hati terhadap perkembangan geopolitik berikutnya.
Fokus utama investor kini tertuju pada laporan Nonfarm Payrolls Amerika Serikat yang akan dirilis Jumat. Data tersebut akan menjadi petunjuk penting untuk melihat apakah pasar tenaga kerja AS masih kuat atau mulai melemah.
Jika data tenaga kerja lebih kuat dari perkiraan, peluang kenaikan suku bunga The Fed dapat kembali meningkat. Kondisi ini berpotensi mendorong imbal hasil obligasi dan mengangkat dolar AS.
Analisis Newsmaker: Dolar masih berada dalam posisi rentan menjelang NFP. Data yang lemah berpotensi menekan indeks dolar lebih dalam dan mendukung harga emas, sedangkan data yang kuat dapat memicu kenaikan dolar serta menekan emas dalam jangka pendek.(yds)
Sumber: Newsmaker.id