Emas Bertahan Tinggi Ditengah Harapan Deal Hormuz
Harga emas bergerak stabil di dekat level tertinggi tujuh minggu pada perdagangan Kamis (6/8). XAU/USD berada di sekitar US$4.269 per troy ons setelah sebelumnya sempat menembus level US$4.300.
Emas melonjak lebih dari 4% pada perdagangan Rabu setelah Iran menyatakan telah mencapai kesepahaman dengan Oman terkait jalur pelayaran sementara di Selat Hormuz. Pasar kini menunggu pengumuman resmi dari kedua negara.
Penurunan harga minyak menjadi sentimen positif bagi emas. Harga energi yang lebih rendah dapat meredakan tekanan inflasi dan mengurangi kebutuhan The Fed untuk kembali menaikkan suku bunga.
Namun, risiko geopolitik belum sepenuhnya hilang. Jalur yang disepakati Iran dan Oman hanya bersifat sementara dan belum berarti Selat Hormuz dibuka sepenuhnya. Ancaman serangan terhadap kapal tanker juga masih membuat pasar berhati-hati.
Dari Amerika Serikat, data ADP dan JOLTS yang melemah mendorong pasar mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed. Meski klaim pengangguran hanya naik tipis menjadi 199 ribu, peluang kenaikan suku bunga September turun menjadi sekitar 56,9%.
Analisis Newsmaker: Emas masih berada dalam tren bullish, tetapi pergerakannya mulai tertahan setelah kenaikan tajam. Selama bertahan di atas US$4.250, harga berpeluang kembali menguji US$4.300. Sebaliknya, kegagalan menembus level tersebut dapat memicu aksi ambil untung menjelang rilis NFP.(yds)
Sumber: Newsmaker.id