• Thu, Aug 6, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

6 August 2026 03:23  |

Kesepakatan Hormuz Tekan Minyak ke Level Terendah Sebulan

Harga minyak bergerak terbatas pada penutupan Rabu (5/8) setelah pasar kembali menimbang peluang pembukaan Selat Hormuz. WTI kontrak September turun 0,73% ke US$75,22 per barel, level terendah hampir satu bulan. Sementara itu, Brent kontrak Oktober justru naik tipis 0,11% ke US$79,45, sehingga tekanan penurunan lebih dominan pada minyak AS.

Iran menyatakan telah mencapai kesepahaman dengan Oman mengenai koordinat jalur pelayaran melalui Hormuz. Pernyataan bersama kedua negara sedang memasuki tahap akhir penyusunan, tetapi kesepakatan tersebut belum otomatis menjamin jalur perdagangan langsung dibuka karena mekanisme keamanan dan pengawasan masih dibahas.

Rancangan sementara diperkirakan mengarahkan kapal masuk melalui wilayah yang dikendalikan Iran dan kapal keluar melalui perairan Oman. Namun, persoalan biaya transit, hak pemeriksaan kapal, dukungan Garda Revolusi Iran, dan pencabutan blokade pelabuhan Iran masih menjadi hambatan utama.

Tekanan tambahan datang dari persediaan minyak mentah AS yang meningkat 2,5 juta barel menjadi 407 juta barel, berlawanan dengan perkiraan penurunan 1,5 juta barel. Stok di pusat pengiriman Cushing juga melonjak sekitar 2,4 juta barel, meskipun persediaan bensin dan distilat mengalami penurunan tajam.

Risiko geopolitik tetap membatasi penurunan setelah Houthi mengklaim menyerang tanker minyak Saudi dan mengancam meningkatkan serangan di Laut Merah. Kondisi ini membuat investor belum berani sepenuhnya melepas posisi beli karena kegagalan diplomasi dapat kembali mengganggu arus energi dari Hormuz maupun Bab el-Mandeb.

Analisis Newsmaker: Sentimen WTI masih cenderung bearish selama bertahan di bawah US$76, dengan peluang menguji US$74–US$73. Brent perlu menembus kembali US$80–US$81 untuk mengurangi tekanan jual; jika gagal, harga berpotensi turun menuju US$78–US$77. Kesepakatan Hormuz yang resmi dapat memperpanjang penurunan, sedangkan serangan baru atau gagalnya implementasi perjanjian berpotensi mengembalikan Brent ke US$82–US$85. (arl)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

Minyak Melonjak, Serangan Rudal Iran ke Israel Uji Gencatan ...

Harga minyak menguat tajam pada Senin setelah Iran meluncurkan beberapa gelombang rudal ke arah Israel, meningkatkan kekhawat...

8 June 2026 07:33
OIL

API Laporkan Lonjakan Stok AS, Minyak Melunak!

Harga minyak melemah tipis pada Rabu pagi setelah data American Petroleum Institute (API) menunjukkan kenaikan persediaan min...

18 March 2026 08:44
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai