• Fri, May 15, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

15 May 2026 03:32  |

Cisco Angkat Dow, Wall Street Rekor Meski Risiko Iran Bertahan

Saham AS ditutup menguat pada Kamis (14/5), dipimpin reli saham teknologi dan AI setelah kinerja Cisco melampaui ekspektasi, sementara pasar juga mencerna perkembangan pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping. Penguatan terjadi meski konflik Timur Tengah masih menjaga kekhawatiran inflasi tetap tinggi melalui kanal harga energi.

Dow Jones Industrial Average naik 370,26 poin atau 0,75% ke 50.063,46, kembali merebut level 50.000. S&P 500 naik 0,77% ke 7.501,24, sementara Nasdaq Composite menguat 0,88% ke 26.635,22. S&P 500 dan Nasdaq mencetak rekor intraday dan ditutup pada level tertinggi baru.

Katalis utama datang dari Cisco, yang melonjak 13% setelah merilis hasil kuartal ketiga dan panduan yang melampaui perkiraan Wall Street, sekaligus mengumumkan pemangkasan hampir 4.000 pekerjaan. Kenaikan Cisco memberi dorongan besar bagi Dow dan memperkuat narasi efisiensi biaya di tengah belanja teknologi yang masih solid.

Di sisi AI, Nvidia naik lebih dari 4% setelah Reuters melaporkan AS telah mengizinkan sekitar 10 perusahaan China membeli chip H200, meski belum ada pengiriman. Bersama Amazon, Cisco dan Nvidia disebut menjadi penopang utama pemulihan Dow dalam beberapa bulan terakhir, meski latar makro masih diwarnai risiko inflasi.

Isu Iran turut dibahas dalam KTT Trump–Xi, dengan seorang pejabat Gedung Putih menyatakan kedua pihak sepakat Selat Hormuz harus tetap terbuka untuk arus energi. Pernyataan tersebut menjadi perhatian pasar mengingat gangguan pengiriman di Teluk berperan menjaga harga energi tinggi dan menambah ketidakpastian inflasi.

Namun, tidak semua saham besar bergerak searah. Boeing turun 3,8% setelah Trump mengatakan China setuju membeli 200 pesawat Boeing, jumlah yang dinilai mengecewakan sebagian analis yang sebelumnya mengantisipasi pesanan lebih besar. Pasar kini memantau kelanjutan sinyal dari pembicaraan AS–China, arah harga energi, dan apakah momentum sektor AI tetap cukup kuat untuk menahan tekanan dari inflasi dan suku bunga.(Arl)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

MARKET UPDATE

Asia Merah 3 Hari, Minyak Naik

Bursa Asia melanjutkan pelemahan untuk hari ketiga, sementara harga minyak naik tipis karena perang di Iran dinilai berpotens...

4 March 2026 07:26
MARKET UPDATE

Asia Cetak Rekor, Yield AS Naik: CPI Pasar Nunggu

Saham Asia menguat untuk hari kelima berturut-turut pada hari Rabu, dengan MSCI Asia Pacific Index naik sekitar 0,4% dan kemb...

12 February 2026 07:26
MARKET UPDATE

Asia Merah Tipis, Yen Tetap Kuat: Tarif Korea Bikin Pasar Ki...

Bursa Asia bergerak melemah tipis setelah kekhawatiran tarif muncul lagi. Korea Selatan jadi pusat perhatian: Kospi turun sek...

27 January 2026 07:23
MARKET UPDATE

Asia Melonjak, Optimisme Deal AS-Iran Dorong Risk Appetite A...

Saham Jepang menguat tajam saat kembali diperdagangkan setelah libur, seiring meningkatnya optimisme bahwa AS dan Iran kian m...

7 May 2026 07:21
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai