• Thu, May 7, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

7 May 2026 07:21  |

Asia Melonjak, Optimisme Deal AS-Iran Dorong Risk Appetite Asia!

Saham Jepang menguat tajam saat kembali diperdagangkan setelah libur, seiring meningkatnya optimisme bahwa AS dan Iran kian mendekati kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang sempat mengguncang pasar dan membebani prospek ekonomi.

Indeks Nikkei 225 naik 3,4%, sementara bursa Australia dan Korea Selatan juga menguat. Di level regional, MSCI Asia Pacific bertambah 0,6%, memperpanjang reli saham Asia yang terbantu oleh sentimen risk-on global setelah S&P 500 dan Nasdaq 100 ditutup pada rekor tertinggi pada Rabu.

Perbaikan sentimen terutama datang dari pergerakan energi. Brent anjlok hampir 8% pada Rabu ke sedikit di atas US$101/barel, memicu reli obligasi AS dan global. Harga minyak memang sempat dibuka lebih tinggi pada Kamis, namun penurunan tajam sesi sebelumnya cukup untuk meredakan kekhawatiran inflasi dan menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed, yang pada gilirannya mendukung ekuitas.

Di pasar valas, perhatian tertuju pada yen yang stabil di sekitar 156,35 per dolar AS pada Kamis pagi, setelah menguat pada sesi sebelumnya di tengah spekulasi adanya intervensi otoritas. Pada sesi AS, dolar turun kembali ke level sebelum perang, sementara emas melonjak, mencerminkan reposisi portofolio di tengah perubahan persepsi risiko.

Dari sisi geopolitik, Washington disebut telah menyodorkan memorandum singkat yang membuka jalan menuju pelonggaran blokade dan pembukaan kembali akses di Selat Hormuz secara bertahap, meski disebut belum ada kesepakatan final dan respons Iran masih ditunggu. Trump juga menyatakan perang memiliki “peluang sangat baik untuk berakhir,” dengan China ikut mendorong pembukaan kembali Hormuz. Sejumlah pelaku pasar menilai selama jalur de-eskalasi tetap berjalan, selera risiko cenderung terjaga.

Fokus investor berikutnya beralih ke data dan sinyal kebijakan moneter AS menjelang rilis payrolls Jumat. Data terbaru menunjukkan perusahaan AS meningkatkan perekrutan pada April paling besar dalam lebih dari setahun, sementara pejabat The Fed menekankan ketidakpastian arah ekonomi dan risiko inflasi yang masih relevan. Di ekuitas global, optimisme juga diperkuat narasi AI dan korporasi, meski reaksi sektor tetap bervariasi; pada Kamis pagi, Topix naik 2,1%, S&P/ASX 200 naik 1%, Hang Seng futures naik 1,1%, dan Euro Stoxx 50 futures menguat 3%.(asd)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

MARKET UPDATE

Asia Merah 3 Hari, Minyak Naik

Bursa Asia melanjutkan pelemahan untuk hari ketiga, sementara harga minyak naik tipis karena perang di Iran dinilai berpotens...

4 March 2026 07:26
MARKET UPDATE

Asia Cetak Rekor, Yield AS Naik: CPI Pasar Nunggu

Saham Asia menguat untuk hari kelima berturut-turut pada hari Rabu, dengan MSCI Asia Pacific Index naik sekitar 0,4% dan kemb...

12 February 2026 07:26
MARKET UPDATE

Asia Merah Tipis, Yen Tetap Kuat: Tarif Korea Bikin Pasar Ki...

Bursa Asia bergerak melemah tipis setelah kekhawatiran tarif muncul lagi. Korea Selatan jadi pusat perhatian: Kospi turun sek...

27 January 2026 07:23
MARKET UPDATE

Asia Melonjak, Optimisme Deal AS-Iran Dorong Risk Appetite A...

Saham Jepang menguat tajam saat kembali diperdagangkan setelah libur, seiring meningkatnya optimisme bahwa AS dan Iran kian m...

7 May 2026 07:21
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai