Saham AS Kembali Rebound Dekati Rekor
Saham AS menguat ke rekor tertinggi pada Jumat (8/5) ketika prospek laba yang kuat dan sinyal pasar tenaga kerja yang tetap solid mengimbangi kekhawatiran terkait perang di Iran. S&P 500 dan Nasdaq naik 0,5% ke level tertinggi baru, sementara Dow Jones bertambah lebih dari 100 poin.
Penguatan dipimpin saham-saham infrastruktur dan perangkat lunak terkait AI yang melanjutkan reli setelah memimpin kenaikan sepanjang pekan. Sejumlah perusahaan dalam tema tersebut menyoroti produktivitas yang membaik dan permintaan yang meningkat dalam laporan kinerja terbaru, dengan narasi bahwa permintaan ini diperkirakan tetap bertahan meski menghadapi tekanan makroekonomi di AS.
Di sisi risiko, serangan antara Iran dan AS menekan harapan tercapainya kesepakatan yang dapat memulihkan pasokan energi dari Teluk Persia. Namun pasar ekuitas cenderung lebih responsif terhadap kombinasi laba perusahaan dan data ekonomi, meski kenaikan harga energi tetap menjadi kanal risiko yang dapat memengaruhi inflasi dan ekspektasi suku bunga.
Laporan ketenagakerjaan juga memperkuat pandangan bahwa penciptaan kerja dua bulan berturut-turut lebih tinggi dari perkiraan, yang memberi ruang bagi retorika anggota FOMC yang cenderung hawkish. Dengan inflasi inti yang masih tinggi dan harga energi yang meningkat, pasar kembali mempertimbangkan peluang kenaikan suku bunga The Fed tahun ini.
Di antara saham unggulan, Tesla dan Nvidia naik lebih dari 1%, sementara AMD naik 2% dan berada di jalur menguat sekitar 15% dalam sepekan.(yds)
Sumber: Newsmaker.id