Saham Eropa Turun Ditengah Terus Melonjaknya Harga Minyak
Bursa saham Eropa ditutup melemah pada Kamis (12/3) seiring investor memantau perkembangan perang Iran dan volatilitas harga minyak global. Indeks pan-Eropa Stoxx 600 berakhir turun sekitar 0,7%, dengan pergerakan sektoral yang campuran.
Sektor kimia dan utilitas memimpin penguatan, sementara saham perbankan menjadi penekan utama indeks karena kekhawatiran investor meningkat terhadap potensi eksposur bank-bank Eropa ke Timur Tengah di tengah konflik yang berlarut.
Fokus pasar tertuju pada minyak setelah International Energy Agency (IEA) pada Rabu sepakat merilis 400 juta barel cadangan minyak guna merespons gangguan pasokan akibat perang Iran. Namun IEA tidak menetapkan jadwal rinci kapan cadangan itu akan masuk pasar, dan menyatakan pelepasan akan dilakukan dalam kerangka waktu yang menyesuaikan kondisi di masing-masing dari 32 negara anggota.
Harga minyak justru naik meski ada rencana pelepasan cadangan, mencerminkan keraguan pasar bahwa langkah tersebut cukup untuk mengimbangi guncangan pasokan global. Brent sempat menyentuh US$100 per barel dan terakhir naik 8,6% di US$99,71, sementara WTI naik 9,3% ke US$95,32.
Di luar energi, sentimen juga terbebani setelah pemerintahan Trump mengumumkan investigasi dagang baru terhadap Uni Eropa dan lebih dari selusin ekonomi lainnya. Penyelidikan dilakukan berdasarkan Section 301 Trade Act 1974, yang memungkinkan AS mengenakan tarif atas impor dari negara yang dinilai menjalankan praktik perdagangan tidak adil.(yds)
Sumber: Newsmaker.id