USD/CHF Sentuh Tertinggi 2 Bulan, NFP Kuat Angkat Dolar dan Yield
Swiss franc melemah pada Jumat (5/6) setelah dolar AS menguat menyusul data tenaga kerja AS yang jauh lebih kuat dari perkiraan. USD/CHF naik ke sekitar 0,7955, mendekati level tertinggi dua bulan, ketika pasar kembali memperbesar skenario suku bunga AS bertahan tinggi lebih lama.
Laporan Nonfarm Payrolls menunjukkan penambahan 172 ribu pekerjaan pada Mei, lebih dari dua kali lipat ekspektasi pasar. Data April juga direvisi naik ke 179 ribu dari 115 ribu, sementara tingkat pengangguran tetap 4,3%. Kombinasi ini menguatkan narasi bahwa pasar kerja AS kembali solid dan memberi ruang bagi The Fed untuk lebih fokus pada inflasi.
Tekanan inflasi makin rumit karena lonjakan harga minyak terkait gangguan pasokan di Selat Hormuz sejak konflik AS–Iran. Energi yang lebih mahal mendorong kekhawatiran inflasi bertahan, sehingga pasar mulai memandang The Fed bukan hanya akan menahan suku bunga, tapi juga bisa kembali menaikkan jika tekanan harga meningkat.
Pasar derivatif ikut menyesuaikan: probabilitas kenaikan suku bunga pada rapat Oktober naik menjadi sekitar 40% dari 30% setelah rilis NFP. Repricing ini mendorong dolar AS dan yield Treasury menguat, dengan DXY bergerak naik mendekati level 100.
Di Swiss, inflasi terbaru lebih rendah dari perkiraan dan masih berada dalam rentang target SNB 0%–2%, sehingga dukungan kebijakan untuk CHF relatif terbatas dibanding dorongan hawkish dari sisi AS. Kombinasi “data AS kuat + risiko inflasi energi” membuat USD/CHF cenderung tetap ditopang dalam jangka pendek. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id