• Mon, Mar 9, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

9 March 2026 20:28  |

EUR/USD Tetap Tertekan, Shock Energi Memburuk Sentimen Euro

ociete Generale menilai EUR/USD masih berada di bawah tekanan dengan bias bearish dalam jangka pendek karena pasar kembali melakukan repricing akibat shock energi. Kepala strategi FX SocGen Kenneth Broux mengatakan lonjakan harga energi, termasuk penguatan gas Belanda, membebani sentimen euro dan membuat pasangan EUR/USD sulit membangun pemulihan.

Menurut SocGen, pergerakan EUR/USD saat ini tidak digerakkan oleh selisih suku bunga (rate differentials). Fokus pasar bergeser ke risiko pertumbuhan di kawasan euro ketika harga minyak dan gas naik tajam. Kenaikan biaya energi dipandang berpotensi menekan konsumsi dan margin perusahaan, sehingga outlook pertumbuhan menjadi lebih rapuh meski inflasi bisa terdorong naik.

Di sisi kebijakan, pasar justru semakin agresif mem-price in pengetatan ECB. SocGen mencatat probabilitas implisit untuk kenaikan suku bunga pertama pada Juni kini sekitar 84%, dan pricing ESTR mengarah pada dua kali kenaikan suku bunga hingga Desember. Namun bank menekankan, repricing ini belum cukup mengimbangi beban sentimen yang datang dari shock energi.

Komentar dari anggota Dewan ECB Isabel Schnabel juga menyoroti isu inti yang kini membayangi kebijakan: shock energi dapat mendorong inflasi menyimpang dari target, tetapi pertanyaan besarnya adalah apakah kenaikan harga minyak bersifat sementara atau justru lebih persisten. Ketidakpastian durasi shock energi inilah yang membuat euro lebih sensitif, dan menjaga EUR/USD tetap tertekan.

Dampak ke pasar

EUR/USD: bias tetap bearish selama energi menjadi tema utama dan risiko pertumbuhan eurozone membesar.

ECB pricing vs EUR: meski pasar mem-price in kenaikan ECB, euro bisa tetap tertahan jika investor lebih fokus ke dampak energi terhadap pertumbuhan.

Risk sentiment Eropa: energi mahal meningkatkan risiko stagflasi ringan, menekan ekuitas Eropa dan memperlebar volatilitas FX.

Yang perlu dipantau pelaku pasar

Harga minyak dan Dutch TTF gas (apakah lonjakan bertahan atau cepat mereda).

Indikator pertumbuhan eurozone (PMI, survei bisnis, data konsumsi) untuk menguji narasi “growth hit”.

Komentar pejabat ECB soal persistensi shock energi dan tolerance terhadap inflasi.

Pricing ESTR: apakah pasar tetap mempertahankan dua kenaikan hingga Desember dan peluang Juni 84%.(Cp)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

EUR/USD

EUR/USD Bersiap Menghadapi Keputusan Suku Bunga ECB

EUR/USD melonjak pada hari Rabu, naik 1,75% dan menyentuh level 1,0800 karena sentimen risiko meningkat menyusul perubahan ar...

6 March 2025 07:19
EUR/USD

EUR/USD Terus Berkonsolidasi di Tengah Kelesuan Pasar

EUR/USD diperdagangkan dalam kisaran sempit di sekitar 1,0400 pada sesi Eropa hari Jumat (27/12) di tengah perdagangan yang s...

27 December 2024 16:31
EUR/USD

EUR/USD Terus Bangkit Karena Data Inflasi AS Yang Melemah Me...

EUR/USD bergerak lebih tinggi mendekati 1,1250 selama jam perdagangan Eropa pada hari Rabu (14/05), melanjutkan kenaikan hari...

14 May 2025 17:10
EUR/USD

EUR/USD Turun Di Tengah Kekhawatiran Potensi Perang Dagang U...

EUR/USD terkoreksi mendekati 1,0860 pada jam perdagangan Eropa pada hari Kamis (13/3). Pasangan mata uang utama ini turun kar...

13 March 2025 19:10
BIAS23.com NM23 Ai