Crypto Masih Tertahan, Trump Bisa Jadi Katalis
Bitcoin bergerak menguat pada sesi Eropa Selasa (18/8). BTC diperdagangkan di sekitar US$64.186, naik sekitar 1,34% hari ini setelah bergerak dalam rentang US$63.246–US$64.507. Meski kembali berada di atas US$64.000, pergerakan masih terbatas karena investor belum sepenuhnya kembali mengambil risiko.
Tekanan utama masih berasal dari konflik AS-Iran dan gangguan Selat Hormuz. Brent telah naik ke sekitar US$91,22 per barel setelah prospek perdamaian kembali memburuk, sementara jumlah kapal yang melintasi Hormuz masih jauh di bawah kondisi normal. Harga energi yang tinggi menjaga kekhawatiran inflasi tetap hidup dan dapat membuat kebijakan suku bunga AS bertahan ketat lebih lama, kondisi yang cenderung membatasi aset berisiko seperti kripto.
Investor juga menunggu pertemuan penting di Gedung Putih pada Rabu yang diperkirakan melibatkan Presiden Donald Trump, regulator AS, serta eksekutif perusahaan kripto, prediction market, keuangan tradisional dan AI. Agenda tersebut akan dilanjutkan pertemuan Innovation Advisory Committee CFTC pada Kamis yang membahas regulasi aset digital, AI dan prediction markets.
Kepastian regulasi menjadi salah satu katalis yang paling ditunggu pasar. Senat AS sebelumnya telah memajukan CLARITY Act, yang dirancang untuk memperjelas pembagian kewenangan SEC dan CFTC serta memberikan kerangka federal bagi aset digital, tetapi proses legislasinya belum selesai. Hasil pertemuan pekan ini dapat memberikan petunjuk baru mengenai arah kebijakan kripto AS.
Pergerakan altcoin masih bercampur. Ethereum berada di sekitar US$1.624,95, XRP sekitar US$1,059, Solana US$77,97, sedangkan BNB berada di sekitar US$602,23. Cardano turun sekitar 1,2% ke US$0,1729 dan Dogecoin melemah tipis ke sekitar US$0,0698.
Analisis Newsmaker: Bitcoin saat ini masih berada dalam tarik-menarik antara rebound teknikal dan tekanan dari minyak, inflasi serta ketidakpastian geopolitik. Area US$64.500–US$65.000 menjadi resistance terdekat; jika ditembus, ruang menuju US$66.000 kembali terbuka. Sebaliknya, kegagalan mempertahankan US$63.000–US$63.200 berpotensi membawa BTC kembali menguji area yang lebih rendah. Pertemuan Gedung Putih pada Rabu berpotensi menjadi katalis penting untuk menentukan arah berikutnya. (arl)
Sumber : Newsmaker.id