Bitcoin Dekati Breakout, Pasar Mulai Panas
Bitcoin menguat pada perdagangan Jumat (7/8) setelah data tenaga kerja AS jauh lebih lemah dari perkiraan. Bitcoin naik sekitar 0,8% ke kisaran US$64.955 dan mencatat kenaikan lebih dari 3% sepanjang pekan.
Sentimen positif muncul setelah Nonfarm Payrolls Juli turun 23 ribu pekerjaan, jauh dari perkiraan kenaikan 85 ribu. Data Mei dan Juni juga direvisi turun total 103 ribu pekerjaan, menunjukkan pasar tenaga kerja AS mulai kehilangan momentum.
Data tersebut membuat pasar mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada September. Peluang kenaikan 25 basis poin turun menjadi sekitar 42% dari 55% sehari sebelumnya. Suku bunga yang lebih rendah biasanya menjadi sentimen positif bagi Bitcoin dan aset berisiko lainnya.
Namun, Bitcoin masih kesulitan menembus area US$65.000 dan tetap bergerak dalam kisaran US$62.000–US$65.000. Ketidakpastian mengenai kesepakatan pembukaan kembali Selat Hormuz juga masih membatasi minat investor terhadap aset berisiko.
Altcoin bergerak beragam. Ethereum naik sekitar 0,4% dan menguat 2,6% sepanjang pekan, sementara Solana naik lebih dari 1%. XRP justru melemah dan mencatat penurunan hampir 4% dalam sepekan, sedangkan Cardano masih mencatat kenaikan mingguan lebih dari 18%.
Analisis Newsmaker: NFP yang lemah menjadi sentimen positif bagi Bitcoin karena mengurangi ancaman kenaikan suku bunga The Fed. Namun, US$65.000 masih menjadi resistance penting. Jika level tersebut ditembus, peluang menuju US$67.000 terbuka. Sebaliknya, kegagalan breakout dapat membawa Bitcoin kembali berkonsolidasi menuju US$63.000–US$62.000.(arl)
Sumber: Newsmaker.id