Optimistis AI dan Kesepakatan Iran Dorong Market Kripto
Bitcoin bergerak mendekati $78.000 pada Kamis (21/5), didorong optimisme dari laporan laba Nvidia yang kuat dan meredanya kekhawatiran geopolitik di Timur Tengah, sehingga meningkatkan sentimen terhadap aset berisiko. Pada pukul 02:39 ET (06:39 GMT), Bitcoin terakhir tercatat di $77.651, setelah sempat menembus $78.165 dalam 24 jam terakhir.
Kenaikan ini menandai pemulihan dari penurunan awal minggu ini akibat imbal hasil obligasi AS yang meningkat dan ketidakpastian geopolitik. Sentimen investor meningkat setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan negosiasi dengan Iran memasuki tahap akhir, memberi harapan atas kesepakatan yang dapat meredakan ketegangan di Selat Hormuz dan kekhawatiran pasokan energi. Trump juga memperingatkan kemungkinan tindakan militer tambahan jika kesepakatan damai gagal tercapai, sementara Iran menyatakan meninjau posisi terbaru AS terkait penyelesaian konflik.
Di sisi korporasi, Nvidia melaporkan pendapatan kuartal lebih tinggi dari ekspektasi sebesar $81,6 miliar dan memproyeksikan kuartal kedua sekitar $91 miliar, memicu optimisme terhadap aset terkait AI dan sektor teknologi secara global. Kenaikan saham semikonduktor di Asia turut mendukung reli pasar ekuitas dan pasar kripto.
Meski begitu, kenaikan Bitcoin relatif terbatas karena investor tetap berhati-hati terhadap imbal hasil obligasi yang tinggi dan ketidakpastian arah kebijakan Federal Reserve. Risalah rapat Fed April menunjukkan kekhawatiran atas inflasi yang persisten, menjaga kemungkinan kenaikan suku bunga di masa mendatang.
Mayoritas altcoin relatif stabil; Ethereum naik 0,2% ke $2.128,92, XRP datar di $1,37, Solana naik 1,6%, sementara Cardano dan Polygon masing-masing naik 0,5%. Meme token Dogecoin meningkat 1,4%.
Variabel yang perlu dipantau: negosiasi Iran, hasil kuartal teknologi berikutnya, pergerakan imbal hasil obligasi AS, dan keputusan Fed.(arl)
Sumber: Newsmaker.id