• Thu, Mar 19, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

19 March 2026 13:14  |

Brent Melemah dari Puncak, Tapi Risiko Energi Belum Hilang

Harga minyak Brent masih berada di level tinggi, dengan Brent 109,07 di feed BlackBull Markets pada TradingView, setelah sempat melonjak tajam akibat eskalasi konflik di Timur Tengah. Pergerakan ini menandakan pasar mulai melakukan profit-taking dan menguji apakah lonjakan harga ditopang gangguan pasokan fisik yang nyata atau lebih banyak didorong premi risiko jangka pendek.

Reuters melaporkan Brent sempat menyentuh puncak intraday sekitar US$112,86/barel setelah Iran menyerang fasilitas energi di kawasan Teluk, memicu kekhawatiran gangguan suplai dan logistik. Di fase seperti ini, harga minyak biasanya sangat headline-driven: melonjak ketika ada eskalasi baru, lalu terkoreksi saat pasar menunggu konfirmasi dampak produksi/ekspor.

Bagi investor, fokusnya kini bergeser dari “headline” ke indikator pasokan fisik: apakah ada gangguan berkepanjangan pada infrastruktur, apakah arus pengapalan terganggu, dan apakah kapasitas ekspor benar-benar terpangkas. Jika risiko pasokan berlanjut, premi risiko cenderung bertahan dan volatilitas tetap tinggi, meski ada koreksi intraday.

Dampak ke USD dan emas

USD: minyak yang mahal menjaga risiko inflasi energi dan mendorong sikap pasar lebih defensif. Ini biasanya menopang dolar lewat kombinasi risk-off dan ekspektasi suku bunga yang lebih ketat/lebih lama.

Emas: ketegangan geopolitik bisa menjaga permintaan safe haven, tetapi reli emas sering tertahan jika USD dan yield ikut menguat akibat kekhawatiran inflasi energi.

Yang perlu diperhatikan (24–72 jam)

Apakah serangan berlanjut dan apakah output/ekspor benar-benar terganggu (bukan sekadar headline).

Perkembangan keamanan jalur pengapalan dan risiko lanjutan di kawasan Teluk.

Respons kebijakan dan sinyal stabilisasi pasokan (detail volume/timing), serta reaksi yield dan DXY yang menentukan dampak ke USD dan emas.(CP)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

OIL

Harga Minyak Naik Dua Hari Beruntun, Ditopang Optimisme Daga...

Minyak naik untuk hari kedua di tengah optimisme atas perundingan perdagangan AS menjelang batas waktu minggu depan, dan kare...

25 July 2025 10:56
OIL

API Laporkan Lonjakan Stok AS, Minyak Melunak!

Harga minyak melemah tipis pada Rabu pagi setelah data American Petroleum Institute (API) menunjukkan kenaikan persediaan min...

18 March 2026 08:44
OIL

Brent Terombang-ambing, Pasar Bingung Antara Sanksi dan Paso...

Harga minyak mengalami pergerakan yang tidak stabil pada hari Selasa (15/07), di tengah ketidakpastian pasar atas dampak kebi...

15 July 2025 21:42
OIL

Brent Turun Tipis, Risiko Hormuz Mengintai

Harga minyak terkoreksi tipis dalam perdagangan Asia yang sepi, saat pelaku pasar menunggu hasil pembicaraan AS–Iran di Jen...

17 February 2026 12:45
BIAS23.com NM23 Ai