• Fri, Aug 7, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

7 August 2026 00:18  |

Iran Pasang Aturan Keras di Hormuz

Rincian awal rencana Iran dan Oman untuk mengatur pelayaran di Selat Hormuz mulai terungkap. Dalam draf yang beredar, kapal yang terhubung dengan Amerika Serikat, Israel, dan negara yang dianggap memusuhi Iran disebut berpotensi dilarang melewati jalur tersebut.

Larangan tidak hanya berlaku bagi kapal militer, tetapi juga kapal sipil yang berkaitan dengan Israel. Negara, perusahaan, atau individu yang dinilai telah merugikan Iran juga disebut tidak akan memperoleh izin melintas sebelum membayar kompensasi.

Iran nantinya berpotensi mendapat kewenangan lebih besar untuk mengawasi kapal yang memasuki Teluk Persia. Sementara itu, jalur keluar akan dikelola Oman dengan tetap berkoordinasi bersama Iran. Namun, bentuk akhir pembagian kewenangan tersebut masih dalam pembahasan.

Draf tersebut juga menyebut adanya sanksi berat bagi kapal yang melanggar aturan. Namun, besaran denda hingga 20% belum dikonfirmasi dalam pengumuman resmi. Laporan lain menyebut Iran menginginkan biaya sekitar 5%–7% dari nilai muatan, sedangkan Oman membahas biaya sekitar 3%. Amerika Serikat menolak adanya biaya pelayaran.

Rencana ini dikhawatirkan sulit diterapkan karena perusahaan pelayaran dapat terkena sanksi Amerika Serikat atau kehilangan perlindungan asuransi jika melakukan pembayaran kepada otoritas Iran. Iran dan Oman sendiri baru mengonfirmasi bahwa koordinat jalur telah disepakati dan pernyataan bersama masih disusun.

Analisis Newsmaker: Kesepakatan ini belum berarti Selat Hormuz kembali normal. Jika kapal AS, Israel, dan negara tertentu benar-benar dilarang, arus minyak dari kawasan Teluk masih berisiko terganggu sehingga harga minyak dapat kembali menguat. Kondisi tersebut juga bisa menaikkan permintaan emas sebagai aset aman dan mendukung dolar AS melalui kekhawatiran inflasi serta meningkatnya ketegangan geopolitik. (arl)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

GLOBAL

Mahkamah Agung Brasil Tanggapi Keras Ancaman Tarif Trump Ter...

Mahkamah Agung Brasil merespons keras ancaman tarif yang dilontarkan oleh Presiden AS Donald Trump terkait penyelidikan hukum...

21 July 2025 08:22
GLOBAL

China Konfirmasi Kunjungan Trump, Pasar Siaga!

Tiongkok mengumumkan rencana kunjungan Presiden AS Donald Trump ke Tiongkok pada 13–15 Mei, dengan agenda pertemuan tingkat...

11 May 2026 08:12
GLOBAL

Iran Balas Serangan AS, Tapi Pilih Jalur Diplomasi?

Iran meluncurkan rudal ke Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar pada Senin pagi sebagai balasan atas serangan udara Amerika Serik...

24 June 2025 07:49
GLOBAL

Teluk Membara, Hormuz Terkunci Lagi?

Amerika Serikat dan Iran kembali terlibat saling serang besar pada Minggu, menjadi eskalasi paling berat dalam beberapa bulan...

13 July 2026 07:39
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai