Konflik AS–Iran Memanas, Brent Tembus US$91
Harga minyak menguat pada Selasa (18/8) setelah prospek damai AS–Iran semakin memudar. Brent naik 0,7% ke US$91,49 per barel, sementara WTI menguat ke US$85,25. Sentimen memburuk setelah Iran mengisyaratkan sikap militer lebih ofensif dan AS menolak memperpanjang gencatan senjata sementara.
Risiko pasokan juga meningkat akibat serangan terhadap kapal di Selat Hormuz dan Laut Merah. Selama jalur pelayaran belum kembali normal, harga minyak berpotensi tetap tinggi di kisaran US$80–US$100 per barel, sekaligus menjaga kekhawatiran inflasi energi dan volatilitas pasar global.
Harga minyak pada saat analisis ini dirilis: $91.48
- Buy jika harga bergerak ke $91.56
- Sell jika harga bergerak ke $91.30
Resisten 2: $91.98
Resisten 1: $91.71
Support 1: $91.19
Support 2: $90.93
Catatan: Artikel ini bersifat analitis dan bukan referensi definitif. Harap mempengaruhi dampak perkembangan fundamental dan teknikal terhadap perdagangan sebelum membuat keputusan investasi apa pun.
Sumber: Newsmaker.id