
Trending

usdchf
Sumber: Newsmaker.id
Franc Swiss kembali melemah terhadap dolar AS pada perdagangan Jumat (18/9), setelah mengalami tekanan dalam beberapa pekan terakhir akibat perbedaan arah kebijakan moneter global. Pasangan USD/CHF bergerak di sekitar 0,8240, dengan dolar tetap mendapatkan dukungan setelah Federal Reserve mempertahankan sikap hawkish terkait peluang kenaikan suku bunga tambahan.
Tekanan terhadap franc Swiss meningkat setelah The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin ke kisaran 3,75%–4,00% pada pertemuan terbaru. Pernyataan Ketua The Fed Kevin Warsh yang menegaskan inflasi masih menjadi tantangan memperkuat ekspektasi pasar bahwa bank sentral AS masih dapat melanjutkan pengetatan kebijakan, sehingga meningkatkan daya tarik aset berbasis dolar.
Di sisi lain, Bank of Japan juga menaikkan suku bunga ke level tertinggi dalam 31 tahun, namun langkah tersebut belum memberikan dukungan besar terhadap mata uang Jepang karena pasar menilai BoJ masih berhati-hati. Perbedaan kebijakan antarbank sentral utama membuat dolar tetap menjadi pilihan investor di tengah meningkatnya imbal hasil aset AS.
Sementara itu, Swiss National Bank (SNB) masih mempertahankan suku bunga acuan di level 0% dan diperkirakan akan tetap menjaga kebijakan longgar dalam waktu dekat. Kondisi tersebut membuat franc Swiss semakin sering digunakan sebagai mata uang pendanaan dalam strategi carry trade, yaitu meminjam mata uang dengan imbal hasil rendah untuk membeli aset dengan imbal hasil lebih tinggi.
Meski franc Swiss mendapat tekanan, mata uang tersebut masih memiliki peran sebagai aset safe haven ketika ketidakpastian global meningkat. Perkembangan konflik Timur Tengah, pergerakan harga energi, serta arah kebijakan bank sentral global akan menjadi faktor yang menentukan apakah investor kembali mencari perlindungan melalui franc Swiss atau tetap memilih dolar AS.
Analisis Newsmaker: Pergerakan USD/CHF saat ini menunjukkan dominasi faktor perbedaan suku bunga antarnegara. Selama The Fed masih mempertahankan nada hawkish sementara SNB tetap berhati-hati dalam menaikkan bunga, dolar berpotensi mempertahankan tekanan terhadap franc Swiss. Namun, perubahan sentimen risiko global atau pelemahan dolar akibat perlambatan ekonomi AS dapat kembali memberikan dukungan bagi CHF. (arl)
Sumber : Newsmaker.id