
Trending

Kripto
Sumber: Newsmaker.id
Bitcoin kembali menguat pada perdagangan Jumat (18/9) sesi Eropa, membalikkan sebagian besar tekanan yang terjadi sepanjang pekan. Bitcoin (BTC) terbaru bergerak di sekitar US$77.900 per koin, dengan kenaikan harian sekitar 1–2% setelah investor kembali meningkatkan minat terhadap aset berisiko. Pemulihan pasar crypto terjadi seiring membaiknya sentimen global setelah tekanan dari keputusan The Fed mulai mereda dan investor melihat perkembangan positif dari sisi regulasi aset digital.
Salah satu katalis utama kenaikan Bitcoin berasal dari langkah terbaru Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC). Lembaga tersebut memberikan pengecualian selama lima tahun bagi platform tertentu untuk memperdagangkan saham berbasis blockchain atau “tokenized stocks”. Kebijakan ini dinilai dapat mempercepat integrasi antara aset digital dengan sistem keuangan tradisional.
Perkembangan dari SEC tersebut membantu pasar crypto mengabaikan kegagalan Clarity Act di Kongres AS yang sebelumnya menjadi harapan investor untuk mendapatkan regulasi industri crypto yang lebih jelas. Ketua SEC Paul Atkins menyatakan lembaganya tetap akan melanjutkan pengembangan aturan aset digital melalui jalur regulasi yang tersedia, meskipun regulasi permanen tetap membutuhkan dukungan dari proses legislasi.
Selain faktor regulasi, sentimen global yang lebih positif turut mendukung pergerakan Bitcoin. Penurunan harga minyak akibat meningkatnya harapan pemulihan pasokan Saudi serta turunnya yield Treasury AS membuat tekanan terhadap aset berisiko berkurang. Investor juga merespons sikap Bank of Japan yang dinilai lebih berhati-hati dalam normalisasi kebijakan moneter.
Penguatan juga terlihat pada aset crypto lainnya. Ethereum (ETH) bergerak naik sekitar 1,8% ke area US$2.485, sementara XRP menguat 1,7%. Beberapa altcoin mencatat kenaikan lebih besar, dengan Solana melonjak sekitar 5,9%, Cardano naik 8%, dan BNB menguat 3,8%. Pergerakan altcoin yang lebih kuat didukung ekspektasi bahwa kebijakan tokenisasi SEC dapat memberikan manfaat lebih besar bagi jaringan blockchain yang memiliki ekosistem aset digital.
Analisis Newsmaker: Rebound Bitcoin menunjukkan kombinasi antara katalis regulasi dan membaiknya sentimen risiko global mulai menarik kembali minat investor. Namun, pasar masih akan mencermati arah kebijakan The Fed, pergerakan dolar AS, serta perkembangan regulasi crypto di Amerika Serikat. Jika likuiditas global membaik dan tekanan suku bunga mulai mereda, Bitcoin berpotensi mempertahankan momentum pemulihan, tetapi volatilitas tetap tinggi karena pasar masih berada dalam fase penyesuaian pasca keputusan bank sentral. (arl)
Sumber : Newsmaker.id