Sentimen Positif: Tarif AS Dipotong, Saham Jepang Naik
Saham Jepang ditutup menguat pada hari Selasa (16/9) setelah pemotongan tarif AS untuk mobil dan suku cadang mobil Jepang berlaku pada hari yang sama.
Indeks Nikkei 225 naik 0,3%, atau 134,15 poin, dan ditutup pada level 44.902,27.
Bulan ini, Trump menandatangani perintah pemotongan tarif impor otomotif Jepang menjadi 15% dari 27,5% berdasarkan kesepakatan Juli antara kedua negara. Tarif yang lebih rendah, yang berlaku surut hingga 7 Agustus, akan dipublikasikan di Federal Register pada hari Selasa, dengan pengembalian dana yang akan dikeluarkan untuk kelebihan bea masuk.
Lebih dari 490 komponen kedirgantaraan, termasuk suku cadang mesin, baterai, monitor onboard, serta peralatan radar dan pendingin udara, telah dibebaskan dari tarif pemerintahan Trump. Barang-barang yang sebelumnya diklasifikasikan sebagai turunan baja dan aluminium dan masih dikenakan tarif juga akan dibebaskan berdasarkan tarif baru ini.
Dalam data ekonomi, indeks aktivitas industri tersier Jepang naik 0,5% pada bulan Juli menjadi 105,0, setelah disesuaikan secara musiman, menurut data pemerintah pada hari Selasa. Indeks awal naik 1,6% dari tahun sebelumnya menjadi 106,1.
Pertumbuhan didorong oleh transportasi dan layanan pos, keuangan dan asuransi, layanan terkait bisnis, dan real estat, sementara perdagangan ritel, layanan akomodasi dan hiburan, serta perdagangan grosir menurun. Aktivitas informasi dan komunikasi tidak berubah.
Di sisi korporat, Seibu Prince Hotels Worldwide, sebuah unit dari Seibu Holdings, akan mengakuisisi Ace Group International, operator merek Ace Hotel, dengan nilai hingga $90 juta.
Kesepakatan melalui anak perusahaan baru di AS diperkirakan akan rampung pada akhir September. Ace mengelola hotel di Amerika Utara, Eropa, dan Jepang. Seibu Prince berencana untuk memperluas portofolio globalnya menjadi 250 hotel pada tahun 2035.
Toyota Motor meluncurkan kendaraan listrik baterai e-Palette pada 15 September untuk layanan mobilitas multiguna. Kendaraan ini mendukung layanan antar-jemput, toko keliling, dan hiburan, dengan fitur aksesibilitas, pengemudian otomatis Level 2, dan rencana untuk sistem Level 4 pada tahun fiskal 2027.
MIXI menyatakan bahwa MIXI Australia mengakuisisi 66,4% saham PointsBet Holdings, mengamankan sekitar 230,9 juta lembar saham senilai AU$289 juta ($187 juta). Penawaran akuisisi berlangsung dari 22 Juli hingga 12 September. (Arl)
Sumber: MT Newswires