Saham Jepang Menguat Usai Ishiba Nyatakan Mundur
Saham Jepang naik setelah Perdana Menteri Shigeru Ishiba menyatakan rencana mundur, memicu harapan katalis baru seperti dorongan belanja pemerintah. Indeks Topix naik 1,1% ke 3.138,20—rekor tertinggi baru—dengan 1.305 saham menguat, 299 melemah, dan 72 stagnan. Nikkei 225 bertambah 1,5% ke 43.643,81.
Ishiba mundur setelah tekanan berpekan-pekan menyusul hasil buruk pemilu Juli. Menurut TBS, Partai Demokrat Liberal mempertimbangkan pemilihan ketua pada 4 Oktober. “Pasar melihat ini sebagai tanda pergerakan setelah stagnasi pasca pemilu,” ujar Kazuhiro Sasaki dari Phillip Securities Japan, seraya menambahkan ekspektasi perubahan—termasuk ekspansi fiskal—kian meningkat.
Saham yang berpotensi diuntungkan jika Sanae Takaichi menjadi perdana menteri tampil kuat. Takaichi disebut salah satu kandidat terdepan dan dikenal pro-ekspansi fiskal serta nuklir. Nama-nama terkait pertahanan dan nuklir ramai diborong; IHI dan Mitsubishi Heavy termasuk top performers di Nikkei.
Yen sempat melemah hingga 0,8% terhadap dolar setelah pengumuman Ishiba, memberi angin segar bagi saham secara umum. Eksportir seperti elektronik dan mesin menyumbang besar ke kenaikan Topix. Sebaliknya, saham perbankan tertinggal karena pasar memperkirakan BOJ menunda kenaikan suku bunga berikutnya hingga ada perdana menteri baru.(ayu)
Sumber: Newsmaker.id