Saham Jepang Naik Tipis: Pasar Tunggu Sinyal Cut Rate
Indeks saham Jepang naik tipis pada Selasa (2/9), yang memutus penurunan dua harinya, seiring ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve dan laporan penjualan positif dari jaringan toserba meningkatkan sentimen.
Indeks Nikkei 225 sempat kehilangan arah—turun hingga 0,25%—namun akhirnya ditutup naik 0,3% ke 42.310,49. Indeks yang lebih luas, Topix, menguat 0,6%. Perdagangan cenderung sepi setelah libur Labor Day di AS mengurangi petunjuk pasar. Menjelang data tenaga kerja AS pada Jumat, pasar menilai peluang 89% The Fed memangkas suku bunga 25 bps pada pertemuan berikutnya.
“Pasar saham Jepang mendapat dukungan moderat, sebagian karena pasar telah mempric-ing pemangkasan 25 bps The Fed pada September, yang secara umum positif bagi aset berisiko,” kata Dilin Wu, strategi riset di Pepperstone. “Namun, imbal hasil obligasi pemerintah Jepang yang tinggi dan tekanan limpahan dari aksi jual saham teknologi AS membuat pembeli tetap berhati-hati.”
Takashimaya dan unit J. Front Retailing pada Senin melaporkan data awal penjualan same-store Agustus yang mencatat kenaikan tahunan pertama sejak Februari. Saham Takashimaya naik 3,3%, J. Front menguat 4,3%, sementara Isetan Mitsukoshi—yang mempersempit penurunan penjualan bulanan—melonjak 5,9%. Di indeks Nikkei, terdapat 166 saham naik berbanding 58 turun.(yds)
Sumber: Reuters