Saham Jepang Melonjak Pasca Trump Bekukan Tarif Selama 90 Hari
Saham Jepang melonjak pada hari Kamis (10/4), yang megikuti reli global pasca Presiden AS Donald Trump menahan tarif baru, sehingga meredam kekhawatiran akan tekanan tajam terhadap perdagangan dan pertumbuhan global.
Saham Nikkei 225 melonjak 9,04%, atau 2.867,76 poin, ditutup pada 34.581,79.
Trump mengumumkan pembekuan selama 90 hari pada sebagian besar tarif yang diberlakukan awal pekan ini.
Sementara Gedung Putih mengatakan bea masuk menyeluruh sebesar 10% pada hampir semua impor akan tetap berlaku, sementara pungutan yang ada pada otomotif, baja, dan aluminium tetap tidak tersentuh.
Trump juga menaikkan tarif pada barang-barang China menjadi 125%, mendorong Beijing untuk membalas dengan bea masuk sebesar 84% pada barang-barang AS dan pembatasan pada 18 perusahaan AS, sebagian besar di sektor pertahanan.
Selain itu keringanan perdagangan datang bersamaan dengan data ekonomi baru yang menunjukkan harga produsen Jepang naik 4,2% pada bulan Maret dari tahun sebelumnya, sedikit lebih cepat dari kenaikan 4,1% pada bulan Februari, didorong oleh biaya yang lebih tinggi untuk makanan, energi, dan utilitas, menurut Bank Jepang.
Dari bulan ke bulan, harga pabrik naik 0,4%.
Perusahaan peminjaman bank naik 2,8% dari tahun ke tahun menjadi 636,7 triliun yen pada bulan Maret, sementara simpanan dan sertifikat deposito naik 0,9% menjadi 1.049,1 triliun yen pada kuartal pertama.
Dalam berita perusahaan, pembuat gadget Sourcenext akan mengalihkan sebagian produksi ke Vietnam untuk menghindari tarif AS atas barang-barang dari Tiongkok.(yds)
Sumber: MT newswires