Saham Jepang Turun Setelah Aksi Jual di Wall Street
Indeks Nikkei 225 turun 1% hingga di bawah 38.700, sementara Indeks Topix yang lebih luas turun 0,5% menjadi 2.706 pada hari Kamis(19/12), mencapai level terendah dalam tiga minggu. Penurunan tersebut mencerminkan aksi jual tajam di Wall Street setelah Federal Reserve AS mengisyaratkan lebih sedikit penurunan suku bunga untuk tahun 2025 daripada yang diperkirakan sebelumnya. The Fed sekarang memperkirakan hanya dua penurunan suku bunga tahun depan, penurunan dari empat yang diproyeksikan dalam prospek September. Investor juga tetap berhati-hati menjelang keputusan kebijakan moneter Bank of Japan di kemudian hari.
Bank sentral kemungkinan akan menunda kenaikan suku bunga karena para pembuat kebijakan menilai data ekonomi terbaru. Saham teknologi terpukul paling keras, dengan kerugian signifikan dari Advantest (-4,5%), SoftBank Group (-4,3%), dan Tokyo Electron (-2,5%). Saham-saham utama lainnya juga mengalami penurunan, termasuk Honda Motor (-1,3%), Toyota Motor (-1,3%), dan Sony Group (-0,9%).(ayu)
Sumber: Trading Economics