Saham Jepang Turun karena Yen Menguat
Indeks Nikkei 225 turun 0,5% menjadi di bawah 38.300, sementara Indeks Topix yang lebih luas turun 0,4% menjadi 2.678 pada hari Rabu(27/11), memperpanjang kerugian dari sesi sebelumnya karena yen terus menguat di tengah spekulasi bahwa Bank of Japan akan menaikkan suku bunga lagi bulan depan. Yen yang lebih kuat meredam prospek laba untuk industri yang digerakkan oleh ekspor di Jepang dan membuat aset Jepang lebih mahal bagi investor asing.
Para pedagang juga menunggu data inflasi Tokyo terbaru, yang dipandang sebagai indikator utama untuk tren harga nasional. Saham otomotif dan konsumen yang banyak mengekspor memimpin penurunan, dengan kerugian yang signifikan dari Toyota Motor (-3,1%), Honda Motor (-2,4%), Nissan Motor (-4,9%), dan Fast Retailing (-0,9%). Saham teknologi utama juga mengalami tekanan, termasuk Advantest (-1,3%) dan Tokyo Electron (-1,7%).(ayu)
Sumber: Trading Economics